Dilapor Ibu 4 Anak, Polsek Tabir Akhirnya Turun ke Lokasi PETI Dam Semanyo



Senin, 13 Januari 2020 - 19:15:04 WIB



JAMBERITA.COM, MERANGIN - Pollsek Tabir akhirnya turun ke Lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang berada di Dam Semanyo, Rantau Panjang Kecamatan Tabir. Ini setelah menerima laporan perusakan lahan oleh ibu 4 anak sebelumnya.

Kapolsek Tabir IPTU Hermanto, saat diwancarai mengatakan, baru melakukan penyilidikan dan pemanggilan saksi-saksi batas tanah dan kepemilikan. "Sekarang kita lagi melakukan penyilidikan, dan memanggil saksi-saksi guna mengumpulkan bukti," ungkap Kapolsek Tabir IPTU Hermanto.

Sedangkan untuk pemodal dompeng sendiri akan dilakukan pemanggilan berkaitan dengan pemberi lahan. "Untuk Pemodal PETI (dompeng) sendiri akan kita panggil setelah saksi- saksi kita periksa bersama kaitan tanah tersebut, " jelasnya.

Seperti diketahui, Ara Warga Rantau Panjang, ibu 4 anak ini melaporkan tanahnya yang digarap Pemilik dompeng. Padahal tanah itu dibelinya tahun 1973 dengan Haji Haji Ali Lambuk.  

"Kami kecewa dengan pelaku dompeng yang berani merusak tanah kami berlokasi di Dam Semanyo, " ungkap Ara yang menghidupi 4 anak Yatim.

Bahkan Ara sekeluarga pun pernah melakukan teguran kepala pekerja dompeng lima kali.   "Sudah lima kali kami menegur pekerja dompeng. Namun tidak di indahkan, malah makin menjadi jadi, " terang Ara dalam kecewaan.

Ara pun Sabtu (1/11/2020), langsung mendatangi polsek Tabir, untuk membuat laporkan polisi.  "Itu tanah kita, kita minta penegak hukum untuk menangkap pelaku PETI yang sewenang wenang mengambil hak kami, "harapan Ara kepada polisi.

Sementara Kapolsek Tabir IPTU Hermanto saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan atas nama Ara.

"Benar ada laporkan warga atas nama Ara, sekarang masih kita lidik dulu, "singkat Kapolsek IPTU Hermanto. (olil)












loading...