Masuki Musim Penghujan Yang Disertai Angin Kencang, Pasukan Siaga Bencana di Tanjabtim Disiapkan



Senin, 13 Januari 2020 - 19:05:10 WIB



JAMBERITA.COM, MUARA SABAK - Apel Gelar Pasukan Siaga Bencana Banjir, Longsor dan Angin Puting Beliung Tahun 2020 berjalan dengan lancar dan diikuti oleh ratusan peserta. Kegiatan ini sendiri berlangsung di halaman kantor Bupati Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Senin (13/01/2020) pagi.

Apel ini sendiri dihadiri oleh Kapolres Tanjabtim AKBP Deden Nurhidayatullah, Bupati Tanjabtim yang diwakili oleh asisten III Drs. Asman Daydi, Pabung Kodim 0419/Tanjab Mayor Inf. Marlianus Pasae, Kasi Pidum Kejari Harry Rayon Poltak, kepala BPBD Jakfar, kepala Kesbangpol Abdul Rasid, Plt Danramil 419-01/Muara Sabak Kapt. Inf. A. Taufiq Alhidayah, para kepala OPD serta unsur Forkopimda Tanjabtim.

Adapun yang menjadi peserta dalam kegiatan ini yaitu anggota Kodim 0419/Tanjab, anggota Polres Tanjabtim, anggota Pol PP dan Damkar, perwakilan Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, BPBD dan pelajar yang ada di Tanjabtim.

Kapolres Tanjabtim yang bertugas memimpin kegiatan apel ini menyampaikan, bahwasannya melihat kondisi seperti saat ini yang mana geografis Kabupaten Tanjabtim yang merupakan wilayah administratif yang terhubung langsung dengan dua aliran sungai yaitu sungai Batanghari dan sungai Berbak, hal tersebut berpotensi terjadinya luapan di daerah aliran sungai yang ada di Tanjabtim bila kondisi hujan yang turun cukup tinggi di wilayah barat Provinsi Jambi.

Hal tersebut nantinya dapat mengakibatkan banjir di wilayah Tanjabtim, sebab Kabupaten Tanjabtim ini terletak di muara aliran sungai Batanghari. Selain itu, akibat luapan air sungai tersebut juga berpotensi timbulnya banjir rob di wilayah pesisir pantai timur Kabupaten Tanjabtim. Hal itu dikarenakan wilayah pesisir tersebut mengalami pasang surut air laut yang terhubung langsung dengan laut cina selatan.

"Adapun wilayah Kecamatan yang berpotensi terjadinya banjir akibat luapan air sungai tersebut antara lain berada di Kecamatan Berbak, Rantau Rasau dan Dendang. Sedangkan untuk Kecamatan yang berpotensi mengalami banjir rob akibat pasang surut air laut diantaranya yaitu Kecamatan Sadu, Nipah Panjang, Kuala Jambi, Mendahara dan Kecamatan Muara Sabak Timur," ujar Kapolres.

Sementara untuk permukaan air pada AWLR BWSS yang berlokasi di Kelurahan Simpang, Kecamatan Berbak pada bulan Januari 2020 kondisi yang didapati telah terjadi peningkatan tinggi muka air (TMA), yaitu berada di posisi 4,80 M - 5,10 M. Sedangkan untuk ketinggian normal air di wilayah tersebut adalah berkisar di angka 3,5 M - 4 M.

"Untuk saat ini personil Kepolisian yang disiapkan dalam tim siaga bencana ini berjumlah 200 anggota. Sedangkan untuk jumlah personel gabungan dalam pasukan siaga bencana ini berjumlah 700 orang," pungkas Kapolres. (hrd)




Tagar:

# TANJABTIMUR





loading...