JAMBERITA.COM - Satu orang warga Kualatungkal, Tanjung Jabung Barat, Jambi M. Ikbal (10 th) meninggal dunia usai terserang Demam Berdarah Dengue (DBD).
"Ya benar, kata dokter rumah sakit anak saya menderita DBD. Awalnya saya kira anak saya demam karena penyakit amandel, ternyata dari pihak rumah sakit bilang kena DBD," ungkap Yamin, warga Jl Sriwijaya, Tungkal Ilir, Tanjabbar, Kamis (9/1/20).
Bocah 10 tahun itu menghembuskan napas terakhir usai dirawat selama delapn jam pada Minggu (5/1/2020) siang.
Dikatakan Yamin, ia belum mengecek kepastian penyebab kematian. "Surat kematiannya belum saya ambil masih di rumah sakit," ujar Yamin
Mewabahnya DBD banyak dipertanyakan warga terhadap perhatian pemerintah khususnya dinas kesehatan yang dinilai lamban dalam penanganan kasus DBD sementara sebagian besar warga Taniabbar sudah gelisah akan ancamam DBD.
"Apa harus menunggu korban dulu dan bertambah lagi korbannua seperti sekarang ini baru mau bertindak," ujar Ida, warga Tungkal Ilir.
"Sejak tiga bulan yang lalu kami sudah sharing masalah DBD dan ajukan fooging ke Dinas kesehatan, dan kami pun sudah tanya masalah DBD ini, dan dari pihak Dinkes bilang fooging bukan solusi untuk mencegah DBD. Karena fooging tak mungkin dilakukan setiap hari. Sementara berkembangnya nyamuk itu lebih cepat, lewat jentik yang ada di genangan air, itu bisa ratusan -ribuan setiap hari. Dan justru fooging, kata mereka bisa mnyebabkan nyamuk makin kebal," timpal warga lainnya, menirukan penjelasan pihak Dinkes. (Henky)
Wabup Katamso Lantik 16 Pejabat Manajerial di Lingkungan Pemkab Tanjab Barat
Wabup Katamso Buka TC Kafilah Tanjab Barat, Hadapi MTQ Ke-55 Provinsi Jambi
Paripurna Pertama DPRD Tanjab Barat, Tekankan Perkuat Sinergi Demi Sukseskan Pembangunan
Perkuat Pembinaan dan Pengawasan, Kakanwil Kemenkum Jambi Tinjau Notaris Baru di Sarolangun


