Sapi Milik Warga Tanjabtim Dicuri dan Dibantai Tidak Jauh Dari Lokasi Kandang



Jumat, 03 Januari 2020 - 09:59:35 WIB



JAMBERITA.COM, MUARA SABAK - Pemilik hewan ternak yang berada di Kelurahan Rano, Kecamatan Muara Sabak Barat, mulai merasa resa terhadap pencurian hewan ternak yang kerap terjadi di wilayahnya.

Hal tersebut bukan tanpa sebab, baru - baru ini kejadian pencurian hewan ternak jenis sapi bali yang dialami oleh seorang warga bernama M. Sabri (40), yang beralamat di RT 05, RW, 02, Kelurahan Rano.

Sabri menjelaskan, dari tiga ekor sapi miliknya yang biasa berada di kandang, satu ekor sapi telah dicuri. Bukan hanya itu, sapi miliknya tersebut dicuri dari kandangnya dan di sembelih di lokasi yang hanya berjarak 500 meter dari lokasi kandang sapi tersebut.

"Sebelumnya ada warga yang melihat bagian badan sapi yang berceceran di lokasi perkebunan sawit di Kelurahan Rano. Mendengar kabar tersebut, saya langsung mengecek kondisi hewan ternak saya yang berlokasi tidak jauh dari lokasi tempat pembantaian sapi itu. Dan benar, bagian badan sapi yang berceceran itu adalah dari sisa bagian badan sapi milik saya," ujarnya.

Dari pantauan di lokasi yang menjadi titik penyembelihan sapi hasil curian milik Sabri tersebut, masih terlihat sisa - sisa bagian tubuh sapi yang diperkirakan seharga 10 juta rupiah tersebut.

"Sapi saya itu kalau dijual kisaran harga 10 juta lebih, sebab kondisinya sehat dan gemuk," ungkapnya.

Bukan hanya itu, Sabri pun menunjukkan lokasi dimana sapinya tersebut dibantai oleh sang pencuri. Di lokasi pembantaian tersebut, terlihat hanya tersisa kulit, isi perut, kotoran sapi, sisa bercak darah dan di semak belukar yang rimbun terdapat satu titik semak tersebut terlihat rebah yang diperkirakan tempat di mana sapi milik Sabri tersebut dieksekusi oleh pencuri tersebut.

Selanjutnya Sabri juga mengatakan, di wilayah mereka kasus pencurian hewan ternak sudah sering terjadi. Akan tetapi pihak pemilik hewan ternak yang dicuri tersebut terkadang enggan melapor ke pihak berwajib.

"Kalau melapor ke pihak kepolisian setahu saya adalah beberapa pemilik hewan ternak yang dicuri ini melapor. Tapi kalau saya, belum ngelapor karena ingin menangkap basa pelaku tersebut barulah nanti saya bawa ke pihak berwajib," beber sabru dengan wajah sedikit kesal.

Dede Kurniawan (22) warga setempat yang lokasi bagian depan rumahnya tidak jauh dari lokasi pembantaian sapi milik Sabri menjelaskan, di beberapa wilayah yang tak jauh dari lokasi dirinya tinggal memang sering mendengar berita terkait pencurian hewan ternak warga.

"Baru - baru ini satu ekor sapi warga Lagan Ulu yang dicuri. Bukan hanya itu, hewan ternak jenis kambing milik warga sekitar pun juga sering juga hilang," papar Dede.

Sementara itu, Kapolsek Muara Sabak Barat Ipda Chandra Adinata SH, saat di konfirmasi mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan atas kejadian yang dialami oleh M. Sabri.

"Kalau laporan kambing warga yang hilang, baru - baru ini memang ada kita terima. Tetapi kalau laporan terkait pencurian sapi milik warga Kelurahan Rano tersebut kami belum menerima laporannya. Tetapi kami dari pihak Polsek menyarankan kepada warga tersebut untuk segera membuat laporan," himbau Kapolsek.(ipn)




Tagar:

# TANJABTIMUR

Artikel Rekomendasi