JAMBERITA.COM - Sebanyak 22 orang calon wasit juri dari 11 perguruan pencak silat yang tersebar di Kabupaten Tanjung Barat jalani penataran. Penataran calon Wasit Juri Pengurus Kabupaten Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Tanjab Barat, dilaksanakan selama dua hari di Hotel Masa Kini, Kualatungkal, Tanjung Jabung Barat, Jambi.
Ketua Panitia Pelaksana kegiatan Suheri Abdullah mengatakan, penataran calon Wasit Juri Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Tanjab Barat, untuk pertama kali dilaksanakan. Penataran ini didasari karena kurangnya wasit di IPSI yang saat ini jumlahnya 10 orang.
"Jumlah calon wasit yang mengikuti penataran 22 orang utusan dari 11 dengan usia minimal 17 tahun dari seluruh perguruan silat yang tergabung dalam anggota IPSI Tanjab Barat," jelas Suheri dikonfirmasi wartawan, Senin (23/12/19).
Suheri juga mengakui, untuk wasit perempuan, IPSI juga masih kekurangan. Boleh dikatakan masih sangat minim.
Kembali kepada perihal kegiatan penataran kata Suheri, untuk Narasumber yakni wasit Internasional Baharuddin yang juga ketua harian Pengprov IPSI Jambi dan Jayus Wasit Nasional.
Penataran terhadap wasit ini juga sambung Suheri, nantinya akan memimpin semua kejuaraan pencak silat di Tanjab Barat. Terutama untuk menghadapi Kerjurkab 25 hingga 27 desember 2019 mendatang, yang diikuti kelas remaja usia 14 hingga 17 tahun. "Ajang ini juga nantinya guna pencarian bibit Pekan Olahraga Provinsi Jambi," katanya.
Sementara, Habli zainal ketua IPSI Tanjab Barat terkait dengan kepengurusan pihaknya menghimbau, agar perguruan dapat meregistrasi ulang kepengurusan perguruan ke IPSI Tanjab Barat.
Kemudian untuk perguruan yang punya kepengurusan Nasional cukup menyerahkan SK dari Pusat atau Provinsi. "Untuk perguruan lokal agar menyerahkan ADART dan kepengurusan," katanya.
Di lain sisi, Ketua KONI Tanjab Barat yang diwakili Cecep saat hadir mengapresiasi pelatihan calon wasit juri yang digelar IPSI Tanjabbar.
"Pelatihan wasit juri ini merupakan pertama kali yang digelar Cabor di Tanjab Barat," katanya.
Selain itu, ketua KONI juga meminta Pemkab Tanjabbar melalui Disparpora agar membangunkan Gedung indoor untuk pertandingan pencak silat.
Sebab, menurutnya sejak tahun 1986 hingga saat ini gedung indoor khusus pertandingan pencak silat maupun karate belum ada.
"Mohon kiranya Pemkab Tanjabbar memfasilitasi tempat pertandingan pencak silat. Karena itu yg diharapkan para Atlet. Apalagi cabor silat banyak menyumbang medali setiap kejuaraan," sebutnya.
Turut hadir dalam kegiatan Penataran Wasit Juri Pegkab IPSI Tanjab Barat yakni Kadispora, Ketua Koni, Ketua Harian Pengrov Prov Jambi, Ketua IPSI Tanjab Barat, Ketua perguruan pencak silat, para atlet dan panitia.(Henky)
Bupati Tanjab Barat Tinjau Rumah Warga Program Bedah Rumah BAZNAS
Ketua Komisi III Albert Chaniago Hadiri Peringatan Hari Buruh di Tanjab Barat
Rapat Paripurna Keempat DPRD Tanjab Barat Sampaikan Rekomendasi Strategis
Langka Lagi, Elpiji Bersubsidi di Tanjabbar Dijual Rp 40 Ribu per Tabung
Rapat Gabungan Molor Hingga Berjam jam, Komisi III: Saya Rasanya Mau Balek Saja!



