Yunninta Ajak Masyarakat Hindari Politik Pecah Belah



Jumat, 06 Desember 2019 - 06:51:00 WIB



JAMBERITA.COM- Wakil Ketua DPRD Batanghari Hj. Yunninta Asmara, SH mengajak pendukungnya untuk menghindari politik pecah belah dalam menghadapi pemilihan kepala daerah Batanghari tahun 2020.

"Pemilihan Bupati Batanghari itu masih lama, jadi kita aman - aman saja, terus kompak, santun dan hindari politik pecah belah, seperti bikin berita hoak, menyoroti perbedaan suku dan latar belakang, sampai mengolok-olok kelompok lain, ini tidak boleh dilakukan oleh pendukung saya, kita semua YA," ungkapnya. 

Karena menurut politisi Golkar ini politik pecah dapat menggangu stabilitas masyarakat di Batanghari, apalagi sampai menyinggung masalah SARA dan Gender ataupun masalah sensitif lainnya.

Permintaan itu Yunninta sampaikan kepada ratusan pendukungnya pada acara pertemuan dialogis yang berlangsung di Gedung Pemuda Muara Bulian (1/12/2019) kemarin.

Karena menurut ibu dua anak ini memilih Bupati harus mengutamakan kesadaran dan keinginan untuk membangun daerah. Bagi kandidat yang berlaga di Pilkada 2020 ini, masyarakat berhak menilai dan melihat track record para calon.

“Memilih Bupati itu harus sesuai dengan hati. Masyarakat berhak menilai dan melihat latar belakang para kandidat. Dan yang terpenting adalah kemampuan mereka dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat, sebab Bupati itu jabatan eksekutif, maka kita harus bisa mengedukasi dengan harapan dan janji-janji, tapi dengan rasional dan tidak membohongi rakyat. '

Yunninta juga mengatakan, pilkada merupakan proses politik itu adalah sebuah seni atau cara mendapatkan kekuasaan untuk kesejahteraan kolektif yang berlandaskan nilai-nilai demokrasi. Jadi, katanya, dalam proses demokrasi ini hendaknya menghindari politik pembodohan, fitnah, pembusukan, dan politik bohong.

“Masyarakat sudah sangat jera dengan perpolitikan busuk. Masyarakat perlu pencerdasan dalam memahami politik, sehingga suasana demokrasi bisa dirasakan oleh masyarakat. Maka saya mengimbau kepada seluruh masyarakat yang hadir disini untuk mengutamakan politik cerdas, santun, serta menjaga tali silaturrahmi,” ajaknya.

Dalam hal ini Yunninta juga mengimbau agar dipesta demokrasi 2020 ini hendaknya masyarakat Batanghari mengedepankan nilai-nilai kebersamaan dan menghargai setiap perbedaan yang ada di kalangan masyarakat.

“Perbedaan itu rahmat, maka saya mengajak saudara-saudara semua agar menghargai perbedaan hak pilih saudara-saudara kita. Sebab dalam demokrasi itu masyarakat berhak menentukan pilihannya masing-masing tanpa adanya intervensi dan diskriminasi," pungkasnya.(*/sm)

 





Artikel Rekomendasi