Survei LKPR: Elektabilitas Yunninta Merata, Termasuk di Basis Lawan



Selasa, 29 Oktober 2019 - 07:28:52 WIB



JAMBERITA.COM- Pondasi Elektoral dalam pilkada dapat diukur dari dua parameter. Pertama dari tingkat Elektabilitas, kedua dari sebaran wilayah. Pernyataan ini disampaikan peneliti LKPR dalam diskusi politik membedah peta Elektoral para bakal calon kepala daerah di provinsi Jambi jelang pilkada 2020.

Dalam satu sesi diskusi yang dihadiri banyak peneliti politik dan mahasiswa itu Aulia Fadli managing riset LKPR mengatak banyak bakal calon yang memiliki Elektabilitas tertinggi di tiap daerah pilkada, namun sedikit yang memiliki sebaran suara yang merata.

"Dalam survei tentu ada calon yang memiliki Elektabilitas tertinggi, dan ini lumrah, namun jika kita kaji kedalaman data Elektabilitas tiap calon, hanya sedikit yang memiliki sebaran Elektabilitas yang merata di tiap desa,” ungkapnya di Jambi (29/10/2019) kemarin.

Dari sedikit calon tersebut Fadli secara tegas mengatakan, berdasarkan survei pra pilkada Batanghari yang mereka lakukan bulan Agustus 2019 kemarin, Elektabilitas Yunninta Asmara mampu memenuhi dua kriteria tersebut, tinggi dan merata di tiap daerah.

"Survei kita Elektabilitas Yunninta memenuhi dua kriteria sebagai pondasi Elektoral, tinggi dan merata di hampir 86 persen desa dan kelurahan,” katanya.

Fenomena ini menurutnya memperlihatkan basis pemilih Yunninta telah terbentuk, dimana basis ini pintu masuknya pada tingkat popularitas dan akseptabilitas.

Aulia mengatakan basis pemilih seorang calon itu bisa tergambar dari elektabilitas yang tinggi dan merata. Dalam kasus Pilkada Batanghari sebaran dukungan Yunninta merata pada 86 persen wilayah desa dan kelurahan, yang kesemuanya memiliki korelasi pada tingkat pengenalan dan penerimaan Yunninta yang juga tinggi.

Ketika ditanya apakah Yunninta akan memenangkan pilkada Batanghari, Fadli dengan tangkas, riset mereka hanya mengukur untuk dimensi waktu Agustus 2019, namun setidaknya hal ini bisa menggambarkan kekuatan calon yang bersangkutan. 

"Jika pemilihan Agustus 2019 kemarin, saya yakin ibu Yunninta akan memenangkan pilkada Batanghari, namun pemilihan masih setahun lagi, tentunya hasil itu bisa dimaintenance oleh timnya untuk terus ditingkatkan, yang jelas modal elektoral Yunninta kokoh dibanding lawannya,” katanya.(*/sm)





Artikel Rekomendasi