JAMBERITA.COM- Lembaga Kajian Politik Regional (LKPR) kembali melakukan survei pada 5-12 Oktober 2019. Kali ini survei ditujukan untuk melakukan pendalaman tentang kemungkinan variasi pasangan dalam pilkada Batanghari 2020 mendatang
Survei melibatkan 400 responden yang tersebar di 8 (delapan) kecamatan dipilih dengan metode multistage random sampling. Seluruh responden diwawancarai tatap muka. Sedangkan margin of error survei 3,1 persen dan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.
Hasilnya, 85 persen responden setuju jika Mahdan yang notebene mantan Ketua DPRD Batanghari bergabung sebagai calon wakil bupati dari Yunninta Asmara.
“Data survei menunjukkan ketika Mahdan ingin berkoalisi dengan ibu Yunninta Asmara sebagai calon wakil Bupati, hanya 15 persen masyarakat yang tidak setuju. 85 persen mereka setuju YA dan Mahdan berpasangan,” kata Managing Survei LKPR Aulia Fadli di Kantor Risetnya, Jambi (18/10) kemarin. "
Beberapa alasan dari kelompok masyarakat yang tidak setuju Mahdan bergabung lantaran masih ada pendukung yang menganggap Yunninta merupakan kader partai saingan pada waktu pemilu.
Alasan lainnya adalah ingin Mahdan jadi calon Bupati tersendiri penyeimbang di luar calon yang ada, namun yang beralasan ini kecil hanya sebesar 6,4 persen. Tak hanya itu, Mahdan masih dianggap representasi kubu Sinwan sehingga menolak jika harus berpasangan dengan YA yang notebene istri dari Bupati Syahirsah saat ibu, namun ini kecil dan tidak signifikan, jelasnya.
Menanggapi hal ini juru bicara pemenangan YA, Ahmad Raihan, memahami masih banyak masyarakat yang pro dan kontra dengan peta koalisi yang mungkin terbangun, namun saat ini Yunninta - Mahdan insya Allah 90 persen lebih akan berpasangan, karena respon masyarakat juga bagus dan mau mendukung.
Bahkan pria yang sehari - hari berprofesi sebagai pengacara ini menyatakan perbedaan pendapat tentang siapa calon wakil ibu Yunninta juga pernah terjadi di internal mereka. Namun, hal itu diluruskan oleh ibu dengan berbagai pertimbangan seperti Chemistry atau kecocokan, Elektabilitas hingga keterwakilan daerah, sehingga hari ini kami yakin figur Mahdan merupakan calon yang terbaik untuk maju bersama ibu, imbuhnya.
“Bukan hanya di masyarakat, di kalangan internal kami pun kemarin ada suara yang berbeda. Tapi memang di tim pemenangan YA kita sudah selesai bahwa semua sepakat akan menerima keputusan apa pun, sami 'na wa' athona, kami dengar dan kami patuh, pada keputusan ibu dan pak Mahdan, jelas pria yang akrab disapa Aan tersebut.
Karena selama ini ada kesamaan pandangan antara ibu Yunninta dan Pak Mahdan untuk bersikap maju demi kebaikan dan kepentingan daerah, untuk membangun Batanghari mencapai keunggulan di berbagai bidang dan mensejahterakan masyarakat.
“Kalau tim YA solid menyambut pak Mahdan berjuang bersama dalam satu barisan, Karena kami berkeyakinan YA dan Mahdan merupakan dua figur terbaik untuk membangun Batanghari,” tandasnya. (*/sm)
Bupati Fadhil Arief Sholat Iduladha di Desa Terusan dan Serahkan Sapi Kurban dari Presiden
Bupati Fadhil Arief Dijadwalkan Shalat Idul Adha 1447 H di Desa Terusan Maro Sebo Ilir
Komitmen Bupati Fadhil Arief Lestarikan Bahasa Daerah Diapresiasi Pusat
Kader NasDem Bungo ini Siap Pasang Badan Untuk Menangkan Fasha di Pilgub Jambi
Pangkas Birokrasi, RSUD Raden Mattaher Siapkan Layanan Uronefro Terpadu Pasien Gagal Ginjal



