Usulan 17 Ton Daging Beku di Tanjabbar Belum Terpenuhi



Rabu, 07 Agustus 2019 - 17:54:26 WIB



Rahimuddin
Rahimuddin

JAMBERITA.COM - Stok daging beku di Tanjab Barat belum ada kepastian. Perum Bulog Subdivre Kuala Tungkal mengatakan pihaknya hingga kini belum bisa memastikan ketersediaan daging beku jelang perayaan Idul Adha 1440 hijriah tahun 2019 ini.

Keterlambatan ini terjadi karena pihak pusat belum juga menerima daging kerbau beku Impor dari India itu.

Kepala Perum Bulog Subdivre Kuala Tungkal Rahimuddin saat dikonfirmasi mengatakan kendati belum bisa memastikan ada atau tidaknya daging, untuk pengadaan daging ini, pihaknya sudah mengajukan ke Pemerintah Pusat. Namun sejauh ini di Pusat pun belum sampai daging beku yang di Impor dari India tersebut

"Entah ada kendala apa sampai kini daging itu belum sampai di Pusat. Kalau pengajuan sudah kita lakukan," kata H. Rahimuddin kepada wartawan di ruang kerjannya, Rabu (7/8/2019).

Menurut H Rahimuddin awalnya,diperkirakan ketersediaan daging beku diawal bulan Agustus ini. Ternyata mundur. "Mungkin pertengahan awal bulan inilah nanti datang," katanya.

Untuk jumlah yang diajukan sebut H. Rahimuddin, pihaknya sudah mengajukan pengadaan daging beku perbulannya ada yang 3 ton, ada juga 4 ton.

"Jika dikalkulasikan daging yang kita ajukan hingga Desember 2019 mendatang mencapai 17 ton," ujarnya.

"Daging beku ini harga masih Rp 80 ribu tiap kilogramnya, dan untuk idul adha ini kalau memang ada dari pusat tentunya akan kita jual guna memenuhi kebutuhan warga akan daging. Jadi tergantung suplay dari pusat. Karena daging kerbau ini kita Impor dari India bukan kita sendiri yang Impor," jelasnya.

Disisi lain tambah H. Rahimuddin, untuk beras di Gudang Perum Bulog Subdivre Kuala Tungkal mencukupi.

"Kalau stok beras kita untuk Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur ini masih ada 400 ton," pungkasnya (Henky)




Tagar:

# TANJABBARAT

Artikel Rekomendasi