JAMBERITA.COM - Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Adhyaksa Ke 59 tahun 2019, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jambi Andi Nurwinah melakukan penanaman pohon dan Biopori di kawasan hutan Kota, Kota Jambi, Sabtu pagi (20/7/201)
Dikatakan Nurwinah, kegiatan tersebut sejalan dengan seruan Presiden RI yang mengimbau seluruh masyarakat dapat melakukan penanaman pohon sebanyak 25 batang untuk setiap orang selama hidupnya. "Untuk kepentingan anak cucu kita bisa mendapatkan lingkungan yang sejuk, bersih dan sehat," terangnya.
Penanaman pohon dan Biopori adalah salah satu wujud kepedulian terhadap pelestarian lingkungan."Pohon yang di tanam hari ini antara lain Pohon Bulian atau Ulin dan Pohon Matoa," katanya.
Pohon bulian atau Ulin disebut juga kayu besi adalah tanaman khas Sumatera khususnya Jambi dan Kalimantan yang sering dimanfaatkan sebagai bahan bangunan seperti konstruksi Rumah, Jembatan, Tiang Listrik, dan Perkapalan.
"Kayu Ulin termasuk jenis pohon besar yang tingginya mencapai 50 meter dan diameter mencapai 120 cm karena ketahanannya terhadap perubahan suhu dan Kayu Ulin memliki sifat sangat berat dan keras maka kayu ini sering disebut sebagai Kayu Besi karena sangat kuat dan tahan banting," sebutnya.
Ini juga diibaratkan di jiwa korps Adhyaksa yang kokoh dan kuat untuk melakukan yang terbaik bagi masyarakat, bangsa dan negara. Selanjutnya Pohon Matoa adalah salah satu tumbuhan yang baik buah, daun, maupun batangnya kaya akan manfaat. Tumbuhan yang termasuk jenis buah-buahan ini memiliki bau yang harum seperti durian serta rasa manis, legit dan menyegarkan seperti rambutan dan kelengkeng.
"Secara fisik tumbuhan yang memiliki nama latin pometia pinnata ini mirip kedondong, berbentuk bulat oval dengan kulit luar yang licin dan keras serta berwarna coklat kemerahan. Meskipun keras buah ini tetap bisa dibuka dengan tangan kosong," ujarnya.
Buah yang berasal dari daerah papua ini dijual dengan harga yang cukup mahal di pasaran yang setimpal dengan kekayaan manfaatnya. Kekayaan manfaatnya ditunjang oleh kandungan nutrisinya yang sangat baik seperti vitamin C dan E serta antioksidan.
"Buah dari tumbuhan matoa enak dimakan sekaligus kaya manfaat bagi kesehatan," jelasnya.
Nurwinah menjelaskan beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari mengonsumsi buah matoa, seperti misalnya dapat meningkatkan stamina, mencegah penyakit jantung Koroner, sumber antioksidan alami, mencegah perkembangan radikal bebas.
"Baik untuk kesehatan kulit, Mengobati wasir, Melancarkan pencernaan, Menetralisir kanker, Mempercepat penyembuhan luka, Mencegah dan mengatasi stress," tuturnya.
Sementara itu, pemasangan Biopori sendiri kata Nurwinah juga banyak manfaatnya, diantaranya untuk meningkatkan daya serap air pada tanah sehingga diharapkan dengan meningkatnya daya serap air tersebut dapat mengurangi volume laju air pada permukaan tanah, mengurangi genangan air dan secara tidak langsung dapat mengatasi banjir.
Dalam kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Jambi yang diwakilkan Sekda beserta jajarannya, Walikota Jambi Syarif Fasha beserta jajarannya, Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Wilayah Jambi beserta pengurus dan anggotanya, Para Asisten, KTU dan para Koordinator Kejati Jambi.(afm)
Seluruh Bendera Provinsi SeIndonesia Berkibar di Danau Sipin Jambi, Ini Penampakannya
Jumlah Tersangka Dari Kelompok SMB Pimpinan Muslim CS Jadi 41 Orang
Tak Takut Jadi Anak Durhaka, Warga Danau Sipin Jambi Ini Tega Bakar Rumah Orang Tuanya
Awasi Penerimaan Mahasiswa Baru, SAH Lakukan Kunjungan Kerja Spesifik Ke Jambi
Dinsosdukcapil Siap Pulangkan Kelompok SMB ke Tempat Asal Mereka
Kelompok SMB Jambi Ternyata Sudah 14 Kali Dilaporkan di 3 Polres dan Polda Jambi


Optimalkan Kinerja B04, Kanwil Kemenkum Jambi Kejar Percepatan Anggaran dan Reformasi Birokrasi


