JAMBERITA.COM- Keberadaan homestay di suatu daerah sangat berperan bagi pengembangan pariwisata. Tapi sayangnya, manajemen homestay masih belum berstandar wisata.
Penilaian ini disampaikan Pimpinan Komisi X DPR RI yang membidangi pariwisata Sutan Adil Hendra (SAH) menanggapi masalah kesiapan infrastruktur dan akomodasi wisata di Indonesia.
Berbicara di Jakarta (15/7) SAH meminta pemerintah memperlihatkan komitmennya untuk membantu pengelolaan homestay sebagai salah satu kunci dalam dunia pariwisata. Manajemen pengelolaan homestay harus sesuai dengan standar wisata, baik sarana, akses transportasi dan keamanan yang terjamin.
“Kita membantu pengelola homestay, yakni masyarakat yang ada di destinasi, agar semakin banyak homestay yang sesuai standar. Saat ini, masih belum banyak yang sesuai standar wisata,” ungkapnya.
Pengadaan homestay diutamakan berada dekat destinasi wisata dan memiliki fasilitas pelayanan kuliner seperti penyediaan sarapan yang menjadi syarat pengelola homestay. Meskipun penyediaan sarapan tersebut sederhana.
“Sampai saat ini, di dapil saya Jambi masalah standar home stay ini masih menjadi pekerjaan rumah untuk terus meningkatkan kualitas mereka dengan standar wisata," ungkap Anggota Fraksi Partai Gerindra ini mencontohkan.
Selama ini SAH menambahkan kekurangan masyarakat dalam penyediaan homestay yang sesuai standar karena kebutuhan perlengkapan, seperti kasur yang berstandar, lemari, kamar mandi dan perlengkapan yang layak digunakan.
DPR sendiri melalui Komisi X yang membidangi pariwisata telah mencoba menganggarkan dana pelatihan untuk peningkatan kapasitas pengelola Homestay di daerah, namun SAH mengatakan pemerintah daerah semestinya juga ikut terjun melakukan bimbingan dan fasilitasi pengelolaan homestay ini, karena dampaknya sangat terasa bagi ekonomi lokal masyarakat, imbuhnya.
“Nantinya, ada petugas khusus yang membimbing dan membina homestay menjadi pilihan wisatawan. Pengelola juga berkewajiban mempromosikan dan memasarkan wisata, yang dibantu himpunan tour guide Indonesia, dan travel agent serta pembuatan paket hemat menginap.”
Keberadaan Homestay sendiri dinilai sangat membantu berkembang pariwisata di daerah karena keberadaan homestay tentu lebih terjangkau dibandingkan penginapan hotel, tentu ini bagian untuk distribusi pendapatan masyarakat di sekitar destinasi wisata, tidak semuanya dinikmati usaha besar tapi ada juga yang menjadi sumber pendapatan masyarakat sekitar destinasi.(*/sm)
Dunia Pendidikan Sambut Gembira SAH Terpilih Kembali Sebagai Anggota DPR RI
Aiptu Syahrial Terima Pin Emas dari Kapolri, Ini Kata Kapolda Jambi
Kapolda Pimpin Upacara Penyematan Pin Emas Ke Babinkamtibmas Polresta
Di Kantor PUPR Provinsi Jambi Ada 4 Titik Parkir Kendaraan Khusus Wanita
AMPI Jambi Dukung Dito Ariotedjo Diusulkan Jadi Menteri di Kabinet Jokowi-Maruf

