JAMBERITA.COM- Inkubator Bisnis dan Tehnologi LP2M Unja menggelar Bimbingan teknis Manajemen Usaha dengan Pendekatan Knowledge Management pada Kamis (4/7/2019). Acara ini menghadirkan narasumber dari Bandung yakni Ir Moh Haitan Rachman MT, KMPC, GRCP.
Dalam paparannya, Ir Moh Haitan Rachman MT, KMPC yang merupakan penulis buku Personal Knowledge Management (PKM) mengatakan tanpa strategi pengetahuan maka akan kehilangan investasi pada orang, penelitian dan pengembangan. “Kita juga akan kehilangan peluang untuk tumbuh dan peningkatan pelayanan publik serta kehilangan visi dan misi,” katanya.
Pentingnya, Knowledge Management ini sebagai transfer pengetahuan dan informasi menjadi semakin penting organisasi dimanapun. Pengetahuan juga diakui sebagai aset tidak berwujud yang berharga.
Kemudian membangun kemampuan generasi pengetahuan dalam perusahaan dlaam menciptakan organisasi dengan fleksibilitas untuk memenuhi tantangan baru dan informasi dan pengetahuan telah menjadi pendorong utama keunggulan kompetitif .
Sementara itu, salah satu mahasiswa Aulia Tasa yang ikut dalam seminar ini menyampaikan jika seminar pendekatan knowledge management bersama bapak Ir. Moh. Haitan Rachman MT., KMPC, GRCP pada hari ini sangat menarik dan banyak pengetahuan serta memotivasi bagi pengusaha-pengusaha maupun calon pengusaha.
“Karena menjelaskan betapa pentingnya pengetahuan bagi pelaku wirausaha dalam menjalankan usahanya agar bisa menjadi start up, dan semua pengetahuan tersebut harus dicatat/ditulis sehingga pelaku wirausaha dapat mempertahankan usahanya dengan pengetahuan-pengetahuannya tersebut,” katanya.
Sehingga bisa memberitahu apa-apa saja yang harus dilakukan agar usaha makin berkembang dan memotivasi bagi yang mau menjalankan usaha. “Ada satu kalimat yang menarik bagi saya, kurang lebih kalimatnya seperti ini. Jangan pernah menjadi sombong ketika sedang sukses dan berada diatas, karena itu akan membuatmu jatuh”, ketika usaha sudah sukses tetap harus rendah hati dan mau mendengarkan saran orang lain, jika tidak kesuksesan tersebut tidak akan bertahan lama,” katanya.
Hal serupa disampaikan salah satu Pelaku Usaha UMKM, Rina. Ini merupakan Bimtek yang menyadarkannya terhadpa apa yang sudah dilakukan saat ini. Ia pun berharap bimtek ini berkelanjutan. “Bimtek ini luar biasa. Pencerahan untuk UMKM dan startup yang ada di jambi. Sebuah pengetahuan yang selama ini ,” katanya.
Senada dengan Rina, Sari yang merupakan mahasiswa mengaku acara bimbingan teknis manajemen usaha memberikan manfaat yang luar biasa dalam menambah wawasan bagi para peserta acara karena mereka dapat mengetahui lebih dalam ilmu kewirausahaan dan manajemen bisnis, seperti banyaknya keuntungan yang dapat diperoleh dalam berbisnis.
“Selain itu, dalam acara tersebut dapat membuka pikiran saya bahwa ada banyak peluang berbisnis dan menciptakan usaha hanya dari melihat lingkungan sekitar kita,” jelasnya.
Sedangkan Zuhratul, pelaku usaha kreatif di Jambi mengaku kegiatan ini ) menambah pengetahuan khususnya di bidang IT.(*/sm)
Dukung Pengembangan Ekonomi Kreatif, SAH Pimpin Komisi X DPR RI ke Padang Sumbar
4 Desa Raih Penghargaan, Kolaborasi Pemangku Kepentingan Tekan Kebakaran Lahan
Kabupaten Bungo Dominasi Medali di Hari Kedua Kejurprov FPTI Jambi
Mahasiswa Kosongkan Kampus, BPH Adiwangsa Jambi: Silahkan Kalau Mau Pulang
Soal Temuan BPK Terkait 13 Paket Pekerjaan, Begini Kata Kadis PUPR Provinsi Jambi
Warga Bukit Intan Residence 2 Keluhkan PDAM Tirta Salam Tak Mengalir, Pasokan Terganggu!



