JAMBERITA.COM, BATANGHARI - Untuk mengantisipasi kelangkaan gas selama ramadan hingga lebaran nanti, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batanghari melakulan inspeksi mendadak (Sidak) ke beberapa titik agen gas elpiji ukuran 3 kg yang ada di Kabupaten Batanghari, Senin (13/5/2019).
Sidak yang dilakukan oleh Bagian Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Setda Kabupaten Batanghari ini dilakukan selama tiga hari dimulai Senin ini hingga Rabu mendatang.
Adapun sidak di hari pertama ini dilakukan ke beberapa agen di Kecamatan Pemayung dan Muara Bulian.
Hasilnya, dari pantauan di lapangan, terdapat banyak sekali agen yang menjual tak sesuai harga eceran tertinggi (HET) yakni Rp 17 ribu. Hal ini disampaikan oleh Saiful selaku Kabag Ekbang.
"Para agen ini saat ditanya berapa harga penjualan pasti jawabnya Rp 17 ribu. Dan apakah ada jual ke pedagang lain pasti di jawabnya tidak," katanya.
Ia melanjutkan, pada kenyataannya masyarakat membeli lebih dari itu.
"Jadi hari ini kita langsung mengajak agennya langsung agar mengetahui bahwa pelanggaran sering terjadi, dan agen tau bahwa tim tidak memeriksa ke pangkalan," lanjutnya.
Dikatakannya, pihaknya juga mebagikan quisioner atau pertanyaan kepada masyarakat. Hasilnya, rerata masyarakat membeli dengan harga di atas Rp 17 ribu.
"Jadi pangkalan tidak bisa mengelak lagi dengan data yang ada," ujarnya.
Saiful menghimbau kepada pemilik pangkalan untuk tidak melakukan pelanggaran seperti itu lagi pada Ramadan ini.
"Kegiatan kita hari ini melakukan pembinaan dan imbauan. Tidak melakukan eksekusi kepada pemilik pangkalan," jelasnya. (mel)
Antispasi Serangan Siber, Bupati Batang Hari Larang Keras ASN Gunakan Perangkat Lunak Bajakan
Bupati Batang Hari M. Fadhil Arief Lantik Ratusan Pejabat Struktural dan Fungsional Baru
Tanggapi Rumor Rotasi Besar-Besaran, Al Haris: Jangan Ragu-ragu Dalam Bekerja
Bupati Safrial Terima Sertifikat Eliminasi Malaria dari Menteri Kesehatan RI
Wali Kota Jambi Peringatkan ASN Jangan Ngonten-Live saat Jam Kerja, Ancam Copot Kepala OPD Malas


