JAMBERITA.COM - Dikretorat Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi berhasil menangkap dua tersangka spesialis pembobol mesin ATM, yakni M Arif dan Iriansyah.
Direskrimmum Polda Jambi, AKBP M Edi Fariadi mengatakan tersangka tersebut ditangkap pada Sabtu (23/2/2019). Saat ditangkap tidak ada perlawanan. "Ditangkap di Palembang mereka ini," katanya saat mengelar konferensi pers, Senin (25/2/2019).
Tersangka tersebut berhasil membobol uang sebanyak ratusan juta. Dan puluhan mesin ATM di beberapa lokasi seperti Mayang, Kumpeh dan ATM yang ada di SPBU. "Ada Rp 95 juta, dan seterusnya,"terangnya.
Kronologis kejadian, hari jum'at tanggal 18 Januari 2019 sekira pukul 07.00 wib setelah mengantar anak pelapor ke sekolah di MTSN 3 Talang Bakung Kota Jambi, pelapor mendatangi TKP untuk mentransfer uang pembelian kambing ke Imam Ma'ruf di kec. Panggul kab. Trenggalek prov. Jawa timur.
"Setiba di TKP, Pelapor memasukkan kartu ATM BRI Simpedes namun layar mesin ATM BRI tersebut tidak menunjukkan aplikasi, seperti tidak ada kartu yang masuk. Pelapor melihat ke slot ATM BRI namun kartu memang masuk ke dalam mesin," katanya.
Pada saat pelapor di luar pintu TKP datang seseorang dengan ciri-ciri masih muda sekitar umur 30 tahunan, berkacamata biasa, menggunakan kaos oblong abu-abu bercelana jeans mengatakan coba tekan password.
"Pelapor dan orang tersebut masuk kembali ke dalam gerai dan menekan Password, pelapor bingung karena di layar mesin ATM BRI tersebut keluar angka PIN pelapor, namun kartu ATM pelapor tidak mau keluar walaupun sudah dicancel," ungkapnya.
Kemudian orang tersebut mengatakan kepada pelapor untuk pergi ke kantor BRI melaporkan kejadian tersebut. Pada saat hendak ke BRI Unit Thehok, pelapor mampir ke rumah dan menceritakan kepada saksi 1 dan 2, masuk SMS Banking dari bank BRI sebanyak 5 ( lima ) kali dengan total transaksi Rp. 55.000.000, (lima puluh lima juta rupiah).
"Akibat kejadian tersebut Pelapor mengalami kerugian sebesar Rp. 55.000.000 (lima puluh lima juta rupiah). Dan melaporkan kejadian tersebut untuk ditindak lanjuti," pungkaanya.(afm)
2 Tersangka Curanmor Ini Nekat Hadang Korban, Ternyata Buser Polres Jambi
CB, Syahbandar dan Chumaidi Kembali Diperiksa KPK di Jakarta
Turun dari Mapolda Jambi, Penyidik KPK Bawa Satu Buah Koper dan Box Plastik Berwarna Putih
Dua Staf PUPR Ini Pilih Bungkam Usai Diperiksa Penyidik KPK di Polda Jambi
Gubernur Al Haris Apresiasi Job Fair dan Bazaar UMKM, Dorong Pengurangan Pengangguran

