REMBANG - Saat masuk menjadi anggota TNI banyak pendidikan-pendidikan yang diperoleh, mulai dari pendidikan dasar, pendidikan kejuruan dan pendidikan-pendidikan lainnya. Selain dilatih perang anggota TNI juga dilatih bela diri yang terkenal dengan BDM (Bela Diri Militer), sehingga anggota TNI memiliki banyak ilmu termasuk ilmu bela diri.
Semua ilmu yang diperoleh tentunya diterapkan untuk membela kebenaran dan membela bangsa dan negara RI. Untuk menjalin kedekatan dengan rakyat selain Komsos, TNI juga melakukan pendekatan lain dengan cara pelatihan kepada warga dan anak-anak sekolah.
Seperti yang dilakukan Prada Roni hari ini, selain bekerja dalam pembangunan desa sebagai anggota Satgas TMMD (TNI Manunggal Membangun) Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang, dengan bekal beladiri yang ia miliki, Prada Roni melatih pencak silat SHT ranting Bulu yang diketuai oleh Kang Gudyadi (35 tahun). SHT ranting Bulu ini beranggotakan kurang lebih 50 orang yang terdiri dari pelajar SD dan SMP wilayah kecamatan Bulu. Kemampuan beladiri yang dimiliki Prada Roni sempat membuat murid-murid pencak silat SHT keheranan. “Ternyata Pak Tentara hebat juga beladirinya.” Ungkap salah satu murid PSHT. (0720) Hal ini ia lakukan supaya keberadaannya bisa bermanfaat bagi orang banyak dilokasi TMMD. Minggu (04/11/2018)
Kebanggaan menjadi seorang Prajurit TNI begitu dirasakan oleh Prada Roni salah satu Anggota dari Batalyon Infanteri 410/Alugoro yang tergabung dalam kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-103, yang dilaksanakan saat ini memberikan banyak pengalaman yang positif baginya. (0720)
Dilaporkan oleh Nur Khamid, Kodim 0720/Rembang
Al Haris Ingatkan OPD Pemprov Jambi Jangan Terlena Atas Predikat WTP 14 Kali Berturut



