REMBANG - Puluhan anggota punk yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Rembang dan sekitarnya turun tangan dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Dukuh Ngotoko Desa Pasedan Kecamatan Bulu.
Mereka yang memiliki latar-belakang usia dan jenis kelamin berbeda itu dengan suka-rela membantu penuntasan program TMMD. Dengan atribut khas punk, mereka terlebih dahulu digembleng dengan wawasan kebangsaan di Gedung Manunggal Kodim 0720 Rembang pada tanggal 31 Oktober 2018.
Setelah mendapat gemblengan akhirnya dengan sukarela mereka menuju Dukuh Ngotoko membantu pengecoran jalan. Ada 22 punk yang dilibatkan. Mereka secara profesi berasal dari berbagai latar-belakang, mulai sopir, penjual angkringan dan bahkan ada yang mengaku sebagai guru ngaji.
Di lokasi TMMD, mereka langsung bergabung dengan prajurit dan masyarakat setempat. Pengecoran jalan menjadi obyek pengerjaan mereka. Tanpa canggung para anggota punk mengangkat pasir, kerikil dan memasukannya dalam molen.
Seorang anggota punk dari Kecamatan Kota Rembang, Irfan Indra mengungkapkan, baru pertama kali ini ikut bekerja bersama pasukan TNI. Ia bergitu terkesan lantaran bisa terlibat langsung menyelesaikan pembangunan sarana untuk masyarakat umum.
Indra mengaku, sebelum ini sudah tahu jika ditawari ikut bergabung dengan para prajurit dalam TMMD Ngotoko. Ia merasa iklas menyumbangkan tenaga sejenak mengabdikan diri kepada masyarakat melalui TMMD. “Saya ikhlas kerja dan mengabdi untuk masyarakat umum. Saya tetap ingin bagaimana pun bisa berguna untuk orang lain,” kata pemuda yang sehari-hari berjualan angkringan itu.
Dandim 0720 Rembang, Letkol Arh Andi Budi Sulistianto mendampingi langsung pengabdian anggota punk di Ngotoko. Ia pun turun langsung dalam sosialisasi wawasan kebangsaan dengan sasaran anggota punk.
Andi berharap, para anggota punk bisa lebih diberdayakan untuk terlibat dalam berbagai kegiatan sosial-kemasyarakat. Sebab, hal itu menjadi salah satu langkah untuk mengikis kesan negatif pada diri mereka.
“Sebelumnya, kami sosialisasi terlebih dahulu tentang pentingnya cinta tanah air. Ke depan, kami akan mencoba melibatkan mereka dalam berbagai kegiatan sosial yang digelar prajurit, seperti bersih-bersih pasar,” tandasnya. (0720)
Dilaporkan oleh Nur Khamid, Kodim 0720/Rembang
Al Haris Ingatkan OPD Pemprov Jambi Jangan Terlena Atas Predikat WTP 14 Kali Berturut



