REMBANG - Musim kemarau yang berkepanjangan terjadi disebagian wilayah Indonesia, termasuk diwilayah Jawa Tengah. Hal ini sangat berpengaruh pada kehidupan manusia, baik itu pedagang, petani, nelayan dan lain sebagainya. Pengaruh dari musim panas ini ada yang berdampak baik dan ada juga yang berdampak buruk bagi kehidupan manusia.
Dampak baik dari musim kemarau ini dirasakan oleh warga masyarakat yang berprofesi sebagai petani garam dan tembakau, tetapi berdampak buruk bagi warga yang bekerja sebagai petani polowijo. Dismaping itu juga sangat dirasakan oleh Satgas TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Reguler ke 103 Kodim 0720/Rembang dan warga yang bekerja.
Siang itu cuaca memang panas sekali, karena panas membuat ketahanan tubuh manusia gampang menurun dan mudah capek, melihat kondisi seperti itu setelah sambangi anak SD, Kowad (Komando Wanita Angkatan Darat) dan Polwan (Polisi Wanita) datang ke lokasi TMMD sekedar memberikan air mineral, untuk sedikit berbagi dan memberikan dukungan moril kepada Satgas TMMD dan warga setempat. Jum’at (02/11/2018)
“Kami bersama Polwan Polres Rembang datang ke lokasi TMMD selain menyambangi anak-anak SD dan sedikit memberikan wawasan kebangsaan, juga bermaksud memberikan dukungan moril kepada Satgas TMMD dan sekedar berbagi air mineral untuk menghilangkan rasa haus Satgas dan warga yang sedang bekerja” Ungkap Peltu Siryati (Kowad Kodim 0720/Rembang) (0720)
Dilaporkan oleh Nur Khamid, Kodim 0720/Rembang
Distanpan Aktif Berikan Penyuluhan Kepada Warga, Dalam Program TMMD
Al Haris Ingatkan OPD Pemprov Jambi Jangan Terlena Atas Predikat WTP 14 Kali Berturut



