REMBANG - Berpenampilan urakan seperti rambut mohawk, jarang mandi, badan penuh tato, telinga bolong dan hidup di jalanan, menjadikan anak punk banyak dijauhi dan sering mendapat cibiran dari berbagai kalangan masyarakat, bahkan keluarganya sendiri banyak yang tidak menerima kembali.
Namun, sebenarnya kehidupan anak punk di jalanan masih bisa diselamatkan, supaya bisa hidup tertib dan punya masa depan yang lebih baik. Kebanyakan anak punk merupakan anak yang menderita karena broken home atau pernah dikecewakan oleh orang tuanya, sehingga mereka memilih jalanan sebagai hidupnya.
Mengarahkan kegiatan ke hal positif juga harus dilakukan, supaya anak yang sudah terbiasa di jalanan bisa melupakannya dengan kegiatan bermanfaat.
Dansatgas memberikan arahan tentang wawasan kebangsaan kepada komunitas punk bertempat di Gedung Manunggal Kodim 0720/Rembang, selanjutnya Dansatgas mengajak anak punk ke lokasi TMMD guna melihat kerja Satgas TMMD dengan warga membangun desa, dan ingin merubah kebiasaan anak punk untuk berubah menjadi anak punk yang tertib dan kembali ke kehidupan yang normal serta dapat berkarya. Rabu (31/10).
Ini merupakan hal yang positif guna membentuk jiwa anak punk untuk merubah prilaku demi masa depan yang lebih baik. Ungkap Dansatgas (0720).
Dilaporkan oleh Nur Khamid, Kodim 0720/Rembang
Al Haris Ingatkan OPD Pemprov Jambi Jangan Terlena Atas Predikat WTP 14 Kali Berturut



