REMBANG - Pelaksanaan pembangunan makadam jalan penghubung Desa Pasedan dengan Dukuh Ngotoko telah berlangsung beberapa pekan yang lalu. Kini lokasi yang dikerjakan memasuki wilayah pegunungan dan hutan. Tidak sedikit tanjakan dan turunan yang menjadi rintangan yang harus dihadapi Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 103 Kodim 0720/Rembang.
Sasaran makadam jalan yang menghubungkan Desa Pasedan dengan Dukuh Ngotoko adalah panjang 2.358 meter dan lebar 2,5 meter. Untuk merampungkan sasaran tersebut Satgas TMMD diberikan waktu 30 hari, sehingga personel Satgas TMMD dan warga paling banyak diturunkan di sasaran itu, supaya pekerjaan makadam jalan bisa selesai tepat waktu.
Guna mengatasi kendala dan kesulitan yang ada Satgas TMMD dibantu warga Desa Pasedan memanfaatkan sarana dan prasarana seadanya. Seperti Yang dialami Praka Nyaman anggota Satgas TMMD Kodim Rembang, untuk mengangkut bahan material makadam jalan harus melewati tanjakan yang cukup terjal. Tidak mau kalah dengan rintangan yang ada, mereka menarik gerobag sorong dengan tali yang terbuat dari bambu. Sabtu(27/10)
Praka Nyaman mengatakan,” semua bisa kita atasi, apalagi kalau kita bekerja bersama-sama. Pekerjaan yang berat akan menjadi ringan, dan rintangan yang sulit akan menjadi mudah,”Ungkapnya. (0720)
Dilaporkan oleh Nur Khamid, Kodim 0720/Rembang
Pastikan Kepastian Hukum, Kanwil Kemenkum Jambi Sisir Status Kewarganegaraan Warga Keturunan


