REMBANG - Dengan menggunakan alat sederhana anggota Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) reguler ke-103 dan warga masyarakat membawa material berupa tanah galian kanan kiri jalan untuk dijadikan saluran air, walaupun menggunakan alat sederhana memberikan perubahan besar, menggunakan alat tradisional secara manual dan tenaga manusia akan tetapi penuh suasana keakraban. (27/10)
Untuk kelancaran dalam proses pengerjaan makadam jalan arah Dukuh Ngotoko TNI dan warga masyarakat selalu kompak, bercanda tawa sehingga tidak terasa walau capek melanda bagi anggota Satgas TMMD reguler ke-103.
Praka Joko salah satu anggota satgas TMMD reguler ke-103 mengatakan memang jalan arah Dukuh Ngotoko sulit dilewati karena jalan yang terjal dan berbatu, kalau musim kemarau berdebu dan kalau musim hujan licin.
"Saya merasa bangga bisa ikut TMMD reguler ke -103 di Desa Pasedan, bersama warga masyarakat saling bergotong royong membangun jalan arah Dukuh Ngotoko" tutur Joko.
Dengan alat sederhana ini terbukti cukup ampuh membantu pekerjaan para anggota satgas TMMD reguler ke-103 dan masyarakat dalam mengejar target.
Peranan alat tersebut cukup besar untuk membantu angkut pasir, batu belah dan tanah untuk membantu pekerjaan fisik.
Kebersamaan dalam kegiatan TMMD reguler ke -103 Antar anggota satgas TMMD selalu kompak dalam setiap pekerjaan demi tercapainya target yang telah ditentukan. (0720)
Dilaporkan oleh Nur Khamid, Kodim 0720/Rembang
Ibadah Sholat Jum'at, Giat Rutin Mingguan Anggota satgas TMMD
Kirim Dua Delegasi KPD Kwarnas 2026, Kwarda Jambi Komit Cetak Pelatih Pramuka Unggul


