REMBANG - Harta bagi sebagian orang adalah suatu syarat untuk menjalani kehidupan, dan itu memang kenyataannya. Karena harta atau keuangan digunakan untuk mencukupi kebutuhan kehidupan kita sehari-hari, entah itu dari segi sandang (pakaian), papan (rumah) dan pangan (makan), serta kebutuhan kita lainnya.
Namun harta yang dimaksud disini adalah harta milik bersama berupa jalan desa. Itulah yang dilakukan Pak Dhe Saidi (Panggilan akrabnya sehari-hari), (45), warga Dukuh Ngotoko, Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, dengan warga lainnya sangat giat dan selalu semangat, maju terus pantang mundur dan tak kenal menyerah, dalam membantu memperbaiki jalan di Desanya, jalan Akses dari Desa Pasedan ke Dukuh Ngotoko, dimana program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang sekarang sedang dilaksanakan, Rabu (24/10).
“Demi kepentingan bersama dengan tujuan bersama saya Ikhlas melakukannya, karena jalan ini adalah harta berharga bagi kami semua, setiap hari kami pasti melaluinya dan jelas kami sangat membutuhkannya”, ungkap Karno.
“Syukurlah TMMD memperbaiki jalan kami, ya sudah tentu kalau saya ikut memperbaiki karena memang tanggung jawab kami”, pungkasnya.
Perkembangan pekerjaan TMMD Reg-103 sampai saat ini sudah berjalan selama sepekan, tepatnya 8 (Delapan) hari, sebagian pekerjaan sudah sedikit terlihat hasilnya, dan pekerjaan yang paling berat adalah pada bagian pembangunan jalan Makadam sepanjang 2358 meter, jalan antara Desa Pasedan ke Dukuh Ngotoko. (0720)
Dilaporkan oleh Nur Khamid, Kodim 0720/Rembang
Danrem 042/Gapu Ikuti Vicon Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih oleh Presiden RI


