SAH Dorong Perpustakaan Sebagai Media Pelestari Budaya



Kamis, 04 Oktober 2018 - 07:38:22 WIB



JAMBERITA.COM- Pimpinan Komisi X DPR RI yang membidangi perpustakaan dan kebudayaan Sutan Adil Hendra (SAH) mengatakan perpustakaan sangat berperan sebagai media pelestari kebudayaan.

Pernyataan ini beliau sampaikan dalam diskusi dukungan APBN untuk revitalisasi pustaka dan budaya bangsa (30/9) dengan komunitas pustakawan di Jambi kemarin. Menurutnya selama ini perpustakaan merupakan sistem informasi yang dalam prosesnya terdapat aktivitas pengumpulan, pengolahan dan penyajian informasi baik cetak maupun non cetak serta bahan lain yang merupakan produk intelektual maupun artistik manusia. 

Oleh karena itu SAH mengatakan keberadaan perpustakaan dewasa ini harus memiliki fungsi sebagai pusat informasi, sumber pendidikan, sarana penyimpan kekayaan intelektual manusia, tempat tumbuhnya ilham, inspirasi sarana komunikasi ilmiah antar generasi. 

"Sebagai pusat informasi, sumber pendidikan, sarana penyimpan kekayaan intelektual manusia, tempat tumbuhnya ilham, inspirasi sarana komunikasi ilmiah antar generasi, maka perpustakaan tidak hanya menyediakan koleksi terbaru tetapi juga menyediakan koleksi lama yang menyangkut kebudayaan nasional atau daerah,” jelasnya.

Namun SAH menambahkan kondisi koleksi lama menyangkut kebudayaan pasti bahan pustaka sudah dalam keadaan usang , misalnya tentang Tari-Tari Tradisional yang saat ini mulai musnah dan tergantikan oleh tari modern yang lebih banyak disukai oleh kalangan remaja sekarang.

Sehingga menurutnya untuk menjalankan tugas perpustakaan sebagai tempat pengumpulan, pengolahan, pengawetan, pelestarian dan penyajian,  perpustakaan harus berperan untuk melindungi kebudayaan yang hampir musnah ini. Terkait dengan tugas dan kewajibannya perpustakaan harus berusaha bagaimana agar kebudayaan tradisional tidak musnah. “Salah satu cara perpustakaan agar tetap bisa menjaga kebudayaan yaitu dengan melakukan preservasi dan konservasi,” tandasnya.(*/sm)

 







loading...