JAMBERITA.COM- Data sementara korban jiwa akibat gempa 7,4 magnitudo serta tsunami yang menerjang Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah kini sudah mencapai 1.203 jiwa. Jumlah korban meninggal tersebut merupakan data dari Mabes Polri. "Jumlah sementara 1.203 jiwa dan sebagian jenazah sudah dimakamkan oleh keluarganya" ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo seperti dikutip dari teras.id.
Brigjen Dedi Prasetyo menjelaskan jika sejumlah korban tersebut berada dibeberapa lokasi diantaranya di rumah Sakit dan Posko Basarnas. Selain itu beberapa jenazah yang berhasil teridentifikasi juga sudah dimakamkan. "Karena sebagian besar sudah membusuk, jadi ada yang di makamkan" tutur Dedi.
Adapun, rincian korban tewas itu, yakni 10 jenazah di RS. Wirabuana, 201 jenazah di RS. Undata, 50 jenazah di Masjid Raya, 161 jenazah di RS. Bhayangkara, 35 jenazah di Kecamatan Tawaeli, dua jenazah di Kelurahan Kayumalue Pajeko, lima jenazah di Kelurahan Kawatuna, tujuh jenazah di Pos Polisi PP, 700 jenazah di Kelurahan Petobo, dan 32 jenazah di RS. Madani.
Dikabarkan juga jumlah korban luka berat mencapai 184 orang dan korban hilang yang saat ini tengah dicari, sebanyak 46 orang.(*/sm)
Mendagri Bantah soal Warga di Palu Dibebaskan Ambil Barang di Minimarket
Soal Ambil Makanan dan Minuman di Minimarket, Ini Penjelasan Mendagri
Lebih dari 16 Ribu Warga Palu Mengungsi Akibat Gempa dan Tsunami
Bandara Palu Masih Ditutup, Berikut Jalur Alternatif yang bisa Dipilih untuk Ke Palu
Ini Update Terbaru jumlah Korban Gempa dan Tsunami di Sulteng
Selaraskan Aturan Belajar ASN - Risiko Bencana, Kemenkum Jambi Harmonisasi 4 Ranperbup Tanjabtim

