JAMBERITA.COM- Wartawan sekaligus sejarahwan menyelenggarakan Musyawarah sepasang buku karya sejarawan Wenri Wanhar berjudul 'Sri Buddha Bukan Sriwijaya' dan 'Bangsa Pelaut Kisah Setua Waktu' di altar kedaton Candi Muara Jambi, Minggu (23/9/2018) siang. Ini dilakukan untuk mendapatkan masukan dari berbagai kalangan sebelum akhirnya sepasang buku ini dicetak.
Musyawarah yang dihadiri tokoh adat, pegiat budaya, peneliti sejarah, mahasiswa dan pecandu ilmu pengetahuan ini digelar bersamaan dengan memperingati Hari Maritim Nasional yang jatuh tepat hari ini Minggu 23 September 2018.
Peringatan Hari Maritim atau boleh juga disebut Hari Bahari di Kompleks Candi Muara Jambi siang nanti digagas oleh Seloko Institute, Yayasan Padmasana dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Jambi.
Wenri Wanhar, mengusung reportase sejarah langsung mendapatkan tanggapan dari berbagai komunitas yang langsung memberikan apresiasi. “Satu kata cetak,”kata sejumlah tokoh, budayawan dan peneliti sejarah yang hadir.
Wenri sendiri menyatakan buku ini sudah selesai. Jika memang dictak, maka dalam waktu dekat ini akan dicetak. Ia bercerita sinopsis bukunya. salah satunya yang berjudul Sri Buddha Bukan Sriwijaya'. Dimana Ia meyakini jika Tak Pernah Ada Kerajaan Sriwijaya.
Wenri Wanhar sendiri sudah menulis sejumlah diantaranya Jejak intel Jepang: kisah pembelotan Tomegoro Yoshizumi, Pasukan-M, Gedoran Depok: revolusi sosial di tepi Jakarta, 1945-1955 : sebuah reportase sejarah, dan yang lainnya/. Semua ditulis dengan melakukan riset langsung ke lokasi.
Insan Madani Jambi Berikan Penghargaan Ke Pemkot Jambi dan Kakanwil Kemenag
Dinobatkan sebagai LAZDA Terbaik di Indonesia,Insan Madani Jambi Gelar Tasyakuran
Kapolda Jambi Hadiri Deklarasi Pemilu 2019 Damai, Tolak Hoax, Politisasi Sara dan Kampanye Uang
Dianto Apresiasi Jalan Sehat Ayo Olahraga Diskepora Provinsi Jambi
Ribuan Masyarakat Jambi Ikuti Jalan Sehat Haornas ke 35 Tahun, Wahyuddin: Ayo Olahraga
Perkuat Sinergi Daerah, Kanwil Kemenkum Jambi Mantapkan Kerja Sama dengan Pemkab Tanjab Barat

