JAMBERITA.COM - Badan Penanaman Modal dan Perizinan Satu Pintu (BPTSP) Provinsi Jambi merilis realisasi investasi selama triwulan kedua sebesar Rp2,3 Triliun dari target Rp5,3 Triliun.
Itu merupakan investasi dari realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) pada triwulan kedua tahun ini yang terdiri dari sebelas kabupaten kota se Provinsi Jambi.
"Itu kontribusi dari tiga sektor, perkebunan, pertambangan dan industri," ungkap Kepala BPTSP Provinsi Jambi Imron Rosyadi saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Rabu (19/9/2018).
Kendati demikian, dirinya berharap kedepan, investasi dari industri jauh lebih besar daripada perkebunan dan pertambangan. "Untuk mengubah struktur ekonomi, jangan tergantung dengan pertanian, kita berharap industri ini jauh lebih besar kontribusinya dibandingkan dengan sektor lain," terangnya.
Jika investasi dan kontribusi dari sektor industri ini jauh lebih besar, kata Imron. Otomatis pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jambi lebih berkualitas.
"Misalnya industri hilirisasi karet dan sawit, mudah mudahan ini dapat didorong oleh Disperindag, Bappeda dan Diskop," pungkasnya.(afm)
Pemprov Jambi Sampaikan Nota Pengantar Ranperda Perubahan APBD TA 2018, Sekaligus Menangapi Soal Ini
Tinjau Lokasi Tes, Fasha Sebut 150 Jabatan Pegawai Kosong di Pemkot
BMH Gelar Layanan Hapus Tato, Azhar Mulia Didaulat Hapus Tato Simbolis
Peringati 10 Muharram Bersama Warga Ekajaya, Syukur Ajak Masyarakat Peduli Anak Yatim
Masuk Nominasi Nasional, Wali Kota Fasha Ajak Warga Jambi Dukung Pasar Keramik Sitimang
Kanwil Kemenkum Jambi Monitoring Tindaklanjut Analisis dan Evaluasi Perda Batang Hari

