JAMBERITA.COM- Kota Jambi kini telah memasuki era baru dalam sistem teknologi pemantauan terpadu. Saat ini telah ada City Operation Center (COC), yaitu pusat pengendalian terintegrasi Kota Jambi yang berlokasi di Kantor Wali Kota Jambi.
Hari ini (17/9/2018), COC secara resmi diresmikan penggunaannya oleh Plt. Gubernur Jambi Drs. H. Fachrori Umar, M.Hum bersama Wali Kota Jambi DR. H. Syarif Fasha, ME, bertepatan dengan Upacara Peringatan Hari Perhubungan Nasional Tahun 2018, yang dipusatkan di Lapangan Utama Balaikota Jambi.
Ruangan COC sendiri merupakan ruang kendali yang didesain futuristik. Tampak diruangan tersebut terdapat sebuah layar besar yang memuat gambar tayangam CCTV diberbagai titik lokasi yang tersebar di seluruh Kota Jambi. Selain itu tampak pula, tampilan grafik pengaduan masyarakat, dan berbagai aplikasi pelayanan publik lainnya yang dimiliki oleh Pemkot Jambi.
Melalui COC, sistem kendali CCTV, sistem kendali lalu lintas, pengaduan masyarakat, dan pelayanan lainnya, dilaksanakan secara terpadu di ruangan tersebut. Yang menarik adalah, sistem pemantauan dan kontrol lalu lintas Kota Jambi, dapat dipantau secara langsung di ruangan tersebut. Pelanggar lalu lintas jalan raya disetiap persimpangan, dapat langsung di tegur oleh operator yang siaga 24 jam di ruang kendali tersebut.
Wali Kota Fasha mengungkapkan bahwa COC merupakan implementasi dari konsep Smart City Kota Jambi yang dititik beratkan pada memberi rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.
"Smart city pada hakikatnya memberikan rasa nyaman dan rasa aman di tengah masyarakat. COC hadir sebagai salah satu solusi Pemkot Jambi akan hal tersebut. Pemerintah Kota Jambi tampil terdepan, membangun sinergitas bersama seluruh stake holder di Kota Jambi, untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat," ujar Wali Kota Fasha.
Masih menurut Fasha, diperiode kedua kepemimpinan dirinya, akan dibentuk sebuah Satuan Tugas Khusus untuk pelayanan publik di Kota Jambi.
"Kedepan kami akan membentuk satuan tugas khusus, untuk melayani berbagai keluhan masyarakat secara terpadu. Dengan adanya satuan ini, laporan masyarakat terkait pelayanan publik maupun kondisi kegawatdaruratan, dapat ditindak lanjuti secara cepat, tepat dan terpadu. COC akan jadi pusat kontrolnya, dimana akan siaga 24 jam melayani masyarakat. Akan kita tempatkan petugas operator dan layanan call center disana," sebut Fasha.
Saat ini Kota Jambi memang telah bertransformasi sebagai Kota Pintar. Berbagai kegiatan pemerintah dan pelayanan publik telah diimplementasikan dalam bentuk aplikasi pelayanan berbasis teknologi informasi.
Sebagaimana diketahui, Pemkot Jambi saat ini telah meluncurkan 14 aplikasi guna menunjang kinerja Pemerintah Kota Jambi dan pelayanan publik. Ke-14 aplikasi tersebut merupakan bagian dari implementasi Kota Jambi sebagai salah satu dari 25 daerah percontohan Smart City di Indonesia.
Aplikasi tersebut diantaranya Digitalisasi Arsip Kepegawaian, Info Tagihan PBB Online, Aplikasi Kota Jambi (Informasi seputar Kota Jambi), E-agenda, Perizinan Online, PPDB Online, Informasi Data ASN, Aplikasi Kliping Digital, Aplikasi PPID (Permohonan Informasi Publik), Aplikasi Dataset (Data Sekretariat), Si Kesal (Sistem Informasi Keluhan Masyarakat Online), Dishub Sign On, Dishub Smart, Si Raja Koja (Sistem Informasi Pengadaan Barang Jasa Pemerintah Kota Jambi).
Dengan hadirnya berbagai aplikasi pelayanan masyarakat tersebut, Fasha berharap pelayanan pemerintah kepada masyarakat dapat berjalan dengan efektif dan optimal, serta dapat menjawab tantangan masyarakat kekinian akan kebutuhan sistem pelayanan yang cepat, terpadu, murah dan efisien.(*/sm)
SAH Dukung Gala Siswa Sebagai Ajang Pembentukan Karakter Pelajar
Mendagri dan Tempo Anugerahi Fasha Indonesia's Attractiveness Award
Fachrori Harap GPN Mudahkan Masyarakat Lakukan Transaksi Pembayaran
Buktikan Sebagai Kota Layak Investasi, Malam ini Fasha Raih Indonesia's Attractiveness Award 2018
Selaraskan Aturan Belajar ASN - Risiko Bencana, Kemenkum Jambi Harmonisasi 4 Ranperbup Tanjabtim

