Kirim Surat Ke Pemprov Jambi tapi Tak Direspon,  5 Temenggung Datangi Kantor Gubernur



Selasa, 28 Agustus 2018 - 13:16:06 WIB



Tumenggung meti dari Ari Panas dan Hitam
Tumenggung meti dari Ari Panas dan Hitam

JAMBERITA.COM - PLT Gubernur Jambi Fachrori Umar tidak menanggapi surat Suku Anak Dalam (SAD) dari Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun yang ingin  bertemu.

Akhirnya, mereka nekat hari ini datang ke kantor Gubernur untuk mendatangi pihak terkait dan menanyakan surat yang mereka layangkan untuk bertemu orang nomor satu di Jambi tersebut.

"Sebelumnya kita sudah mengirim surat, tapi dak ada tanggap, ini yang kedua kami mau ketemu, ngadu dengan pak Gubernur," ungkap Temenggung Meti, di lantai 1 Kantor Gubernur Jambi, Selasa (28/8/2018).

Temenggung Air Panas Meti tidak sendirian melainkan tampak didampingi oleh 4 orang temenggung SAD dari Air Hitam, diataranya Temenggung Bepayung, Temenggung Sikar, Temenggung Kecinto, dan Depati Njalo.

"Kito ingin ketemu, mau nanyo soal lahan adat, untuk warga mana, untuk PT SAL yang mana, dan kami mau minta penghidupan, karena dari dulu nenek moyang kami disitulah kami tinggal," terangnya.

Mereka mendatangi kantor gubernur itu, ingin menyampaikan tuntutan lahan Hak Guna Usaha (HGU) di PT SAL Asra Grup Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun sebanyak 500 hektar.

Dimana sebelumnya, lahan tersebut kata Temenggung Meti, itu lahan adat nenek moyang mereka.

"Karena itu dulunya milik orang rimba tetapi dialih fungsikan oleh PT menjadi lahan sawit," jelasnya.

Selama ini mereka mencari makan dari memungut sawit yang berjatuhan di area PT SAL namun sayang, seringkali mendapatkan perlakuan yang tidak wajar oleh oknum oknum di PT tersebut.

"Kagek kalau ketemu pak Gubernur kami kan mau nanyo, macam mano kehidupan kami. Kalau rumah lah ado, kami disuruh masuk perkampungan kami ikuti, tapi kehidupan (makan) dak ado," tambahnya.

"Kalau dulu kan ketemu ado biawak, ado babi biso dimakan kalau sekarang dak biso lagi, jadi kito bingung serba salah. Ikut peraturan Pemerintah salah, tidak mengikuti pun salah," pungkasnya.(afm)



Artikel Rekomendasi