SALATIGA – Kakek berusianya 70 tahun adalah usia yang cukup uzur bagi seseorang untuk bekerja, terutama dalam pekerjaan yang berkutat dengan fisik. Namun usia tidak menjadi penghalang bagi Wiryo (70) warga Dusun Gedong Desa Bonomerto Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang yang ikut terjun kelokasi pembangunan jalan yang dilakukan oleh TNI dan warga. Mbah Wir sapaan akrabnya, malam ini dirinya sengaja ikut membantu untuk pembangunan jalan di desanya. Pekerjaan yang akan dilakoninya adalah membantu Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dan warga Desa Bonomerto melanjutkan pengecoran jalan sepanjang 1.300 meter oleh satgas TMMD Reguler ke-102 Salatiga.
Secara alamiah diusianya yang sekarang ini, otot-ototnya sudah kendur dan tidak bertenaga tetap dia kerahkan dan tidak menghalangi Mbah Wir untuk ikut bekerja dan ikut bergotong royong. Semangat yang sangat luar biasa untuk bergabung dengan Satgas TMMD dan warga lainya yang notabene dengan umur jauh dibawahnya. Mbah Wir menyatakan bahwa, keikut sertaannya bergotong-royong dalam gelaran TMMD di desanya semata-mata sebagai wujud rasa syukurnya atas pembangunan di desa yang sampai diusia tersebut baru didapatkannya.
Jalan yang semula tanah becek di pesawahan dan licin pada saat hujan kini akan dirubah menjadi kuat, kokoh agar tidak becek lagi dilakukan oleh anggota Satgas. ''Usia saya sudah tua, namun demikian saya perlu mengucap syukur yang saya wujudkan dalam ikut bergotong royong di TMMD ini, apalagi membangun jalan'' tandasnya. Apa yang dilakukan kakek 70 tahun tersebut membuat para Satgas TMMD dan warga lainnya, terpacu semangatnya untuk segera merampungkan pengecoran jalan walau lembur dilakukan. Karena jika kakek setua itu bisa kenapa yang masih muda ogah-ogahan.
Dilaporkan: Imam Chanafi
Danrem 042/Gapu Pimpin Penyerahan Jabatan Kasrem dan Sertijab Kasipers


