JAMBERITA.COM, BUNGO - Sejumlah warga melakukan penyegelan terhadap kantor Rio Dusun Perinti Luweh, Kecamatan Tanah Tumbuh, Kabupaten Bungo Senin malam (25/6/2018).
Ini terjadi karena karena kekecewaan warga karena kurang transparannya penggunaan anggaran oleh pemerintah desa. Khususnya terkait penggunaan dana dusun dan dana GDM (Gerakan Dusun Membangun).
Hingga kini, kondisi di Kantor Rio Perenti Luweh masih memanas sehingga aktifitas di kantor ini terganggu.
Selasa (26/6/2018) Pemkab Bungo diwakilkan Dinas PMD Bungo, Camat Tanah Tumbuh melakukan mediasi dan penyelesaian konflik ini. Sekitar pukul 11.30 WIB pertemuan berlangsung dan belum selesai hingga kini.
Warga ngotot mempertanyakan penggunaan anggaran yang tidak transparan diduga dilakukan Pjs Rio Syarif.
Asisten I Setda Bungo Usman Hasibuan mengatakan sudah menurunkan tim ke Peranti Luweh untuk menyelesaikan persoalan yang dituntut warga. “Saya terkejut kok nggak ada pemberitahuan tahu-tahu ada penyegelan kantor Rio. Tapi kita sudah meminta pak Taufik turun ke sana,” katanya.
Pemerintah kabupaten bungo melalui Asisten I Setda Bungo Usman Hasibuan mengatakan terkait permasalahan ini berjanji akan menyelesaikan dan harus mengetahui apa tuntutan warga. Jika memang ada pelanggaran akan dilanjutkan ke Inspektorat. “Ya saya baru tahu informasinya transparansi penggunaan dana desa dan GDM. Jika melanggar kita teruskan ke instansi terkait, kini menunggu info dari PMD,” katanya. (Rena artika)
Gebrakan 'Banteng' Senayan! Edi Boyong Proyek Belasan Miliar, Tangani Longsor Lubuk Landai di Bungo
Catat! Ini Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026 untuk 11 kabupaten kota di Jambi
Bukan Sekedar Klaim, Zainal-Arsal Unggul dari Data Lembaga Survei Resmi
Zaidan Sebut Momen Penandatangan Draf PetaTabir Raya Tidak Pas
Jaga Ketat Basis, Warga Hilir Tangkap Mobil Dinas yang Diduga Operasional Money Politik


Kemenkum Jambi Harmonisasikan Ranpergub Mitigasi Banjir dan Insentif Pajak Daerah



