Siaga di Tengah Kepungan Asap : RSUD Raden Mattaher Terjunkan Nakes & Ambulance ke Posko Karhutla



Jumat, 09 Oktober 2026 - 11:57:03 WIB



Foto : Pendirian Posko Karhutla/drg Iwan Hendrawan (Kemeja Putih).
Foto : Pendirian Posko Karhutla/drg Iwan Hendrawan (Kemeja Putih).

JAMBERITA.COM - Di tengah kepungan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mengancam kesehatan masyarakat, tenaga kesehatan disiagakan untuk memastikan warga yang mengalami gangguan pernapasan mendapatkan pertolongan.

RSUD Raden Mattaher Jambi menjadi salah satu bagian dari upaya penanganan tersebut. Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi, drg. Iwan Hendrawan, MARS, memastikan tenaga kesehatan hingga ambulans disiagakan di posko kesehatan darurat untuk membantu masyarakat terdampak kabut asap.

“Gubernur Jambi membuka posko kesehatan dampak karhutla di Kantor Bank Jambi Telanaipura dan Kantor Bank Jambi Pasar,” kata drg. Iwan Hendrawan, Jumat.

Pendirian posko ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Jambi melalui RSUD Raden Mattaher, Dinas Kesehatan Provinsi Jambi, Dinas Sosial, dan Bank Jambi.

Kehadiran posko tersebut menjadi bentuk kesiapsiagaan layanan kesehatan di tengah kondisi udara yang memburuk akibat karhutla. Masyarakat yang mengalami sesak napas maupun keluhan kesehatan lainnya dapat memperoleh penanganan awal, sementara pembagian masker dilakukan untuk membantu mengurangi paparan asap.

Tenaga kesehatan juga disiagakan agar masyarakat yang membutuhkan pertolongan tidak harus menghadapi kondisi darurat seorang diri. Dukungan ambulans turut dipersiapkan sebagai bagian dari upaya penanganan warga yang memerlukan bantuan medis lebih lanjut.

Di tengah situasi kabut asap, keberadaan tenaga medis dan fasilitas kesehatan darurat menjadi penting, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta warga yang memiliki gangguan pernapasan.

Melalui kolaborasi lintas instansi ini, pemerintah daerah berupaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Posko tidak hanya menjadi tempat mendapatkan masker dan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga menjadi titik pertolongan bagi warga yang merasakan dampak langsung dari kabut asap.

Masyarakat diimbau membatasi aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara memburuk, menggunakan masker yang sesuai, serta segera mencari pertolongan medis apabila mengalami sesak napas atau keluhan pernapasan yang semakin berat.(afm)





Artikel Rekomendasi