SAH Berduka, Kiai Haji Lohot Hasibuan Wafat, Gerindra Jambi Kehilangan Sosok Penasehat Ulama Panutan



Rabu, 02 September 2026 - 19:51:47 WIB



JAMBERITA.COM– Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi, Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas wafatnya Dewan Penasihat DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi, Kiai Haji Lohot Hasibuan.

SAH mengaku sangat kehilangan sosok ulama, pendakwah, sekaligus panutan yang selama ini dikenal memiliki kepribadian rendah hati, bersahaja dan mampu mengayomi masyarakat.

Menurut SAH, almarhum Kiai Haji Lohot Hasibuan bukan hanya seorang ulama yang aktif berdakwah, tetapi juga figur yang memiliki keteladanan dalam kehidupan bermasyarakat. Nasihat dan pandangannya selama menjadi bagian dari keluarga besar Gerindra Jambi menjadi salah satu sumber inspirasi bagi para kader.

“Saya dan keluarga besar Partai Gerindra Provinsi Jambi menyampaikan duka cita yang sangat mendalam atas wafatnya Kiai Haji Lohot Hasibuan. Kami merasa kehilangan sosok ulama panutan yang rendah hati, bersahaja dan selalu mengayomi,” ujar SAH.

SAH mengenang almarhum sebagai sosok yang memiliki komitmen kuat dalam membangun kehidupan keagamaan dan pendidikan umat. Dedikasinya dalam berdakwah serta mendirikan dan membina Pondok Pesantren Dzulhijah Bulian menjadi bagian penting dari pengabdian almarhum kepada masyarakat.

“Beliau adalah sosok yang memberikan banyak teladan. Dakwahnya menyejukkan, nasihatnya penuh hikmah, dan sikapnya selalu mencerminkan kerendahan hati. Kepergian beliau tentu meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga, para santri, jamaah, masyarakat, dan juga keluarga besar Partai Gerindra,” katanya.

SAH juga menilai ketokohan Kiai Haji Lohot Hasibuan akan tetap hidup melalui ilmu, dakwah dan pendidikan yang telah diwariskannya kepada generasi penerus.

Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut. Sementara seluruh amal ibadah dan pengabdian almarhum selama hidupnya diharapkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir.

“Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan khilaf beliau, menerima seluruh amal ibadah serta perjuangannya dalam membina umat, dan menempatkan almarhum di tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan keikhlasan,” tutur SAH.

Lebih jauh, SAH mengajak seluruh kader dan simpatisan Partai Gerindra di Provinsi Jambi untuk mendoakan almarhum. Menurutnya, kehilangan seorang ulama bukan sekadar kehilangan seorang tokoh, tetapi juga kehilangan sumber keteladanan dan nasihat bagi umat.

“Kita semua merasa kehilangan. Namun kita percaya bahwa setiap yang bernyawa akan kembali kepada Allah SWT. Mari kita lanjutkan doa dan meneladani kebaikan yang telah beliau wariskan semasa hidupnya,” pungkasnya.(*)





Artikel Rekomendasi