Dosen Farmasi UNJA Turun Gunung Ajarkan Resep Rahasia Puding Jagung dan Cegah Stunting Balita!



Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:25:19 WIB



JAMBERITA.COM - Ancaman stunting dan penyakit campak pada balita di Kelurahan Olak Kemang, Kota Jambi, mendadak jadi sorotan. Menanggapi ancaman serius tumbuh kembang anak tersebut, Tim Pengabdian kepada Masyarakat dari Jurusan Farmasi Universitas Jambi (UNJA) nekat turun langsung menggelar aksi edukasi dan skrining kesehatan di Posyandu Cempaka III pada Sabtu (15/8/2026).

Kegiatan bertajuk “Farmakonutrisi sebagai Pendekatan Deteksi Dini dan Pencegahan Stunting serta Campak pada Balita” ini menghadirkan trobosan baru. Tim dosen yang diketuai oleh Dr. apt. Fitrianingsih, M.Farm., bersama tujuh akademisi farmasi dan mahasiswa UNJA menggabungkan pendekatan aspek nutrisi, pencegahan penyakit infeksi, hingga deteksi dini untuk mengejar target zero stunting.

“Pencegahan stunting dan campak perlu dilakukan secara terpadu. Pemenuhan nutrisi yang tepat, pemantauan tumbuh kembang secara berkala, serta pencegahan penyakit infeksi adalah kunci utama,” tegas Dr. Fitrianingsih.

Tak hanya sekadar teori, warga setempat diajarkan resep rahasia pengolahan puding jagung yang enak dan kaya gizi untuk balita. Selain kreasi kuliner sehat, para ahli farmasi seperti apt. Santi Perawati, M.Farm., dan apt. M. Rifqi Efendi, M.Farm., membocorkan langkah krusial mengenali gejala awal campak serta penanganan nutrisi yang tepat.

Adapun fokus utama kegiatan yaitu, Skrining Antropometri atau pengukuran tinggi dan berat badan balita untuk mendeteksi potensi stunting sejak dini. Audit imunisasi dalam meidentifikasi riwayat imunisasi guna memetakan risiko penularan campak pada anak.

Selanjutnya, kegiatan pelatihan pembuatan menu tambahan bergizi (puding jagung) yang disukai balita dan penyerahan data hasil skrining kepada kader posyandu sebagai rujukan pemantauan tumbuh kembang secara berkelanjutan.

Melalui sinergi pendidikan dan pelayanan kesehatan ini, UNJA berharap angka stunting dan ancaman campak di wilayah Olak Kemang dapat ditekan secara signifikan demi melahirkan generasi masa depan yang sehat dan tangguh.

Selengkapnya : www.unja.ac.id





Artikel Rekomendasi