
Yogyakarta (ANTARA) - Kepala Badan Komunikasi (Bakom) RI Muhammad Qodari mendorong penguatan peran Perum LKBN ANTARA agar tetap relevan di era digital melalui penguatan kualitas pemberitaan, transformasi platform, serta optimalisasi jaringan daerah.
"Komunikasi pemerintah hari ini tidak cukup hanya dengan mengumumkan program. Yang harus dilakukan adalah menjelaskan konteks, manfaat, alasan, dan arah kebijakan dengan bahasa yang mudah dipahami oleh rakyat," kata Qodari saat memberikan arahan dalam Rapat Kerja Nasional ANTARA 2026, pada tanggal 3-5 Juni.
Menurut dia, ANTARA memiliki posisi strategis dalam menjembatani komunikasi pemerintah kepada masyarakat melalui pemberitaan yang akurat, terverifikasi, dan mudah dipahami publik.
Qodari juga mendorong ANTARA memperkuat praktik evidence-based reporting dengan menjadikan data, riset, dan konteks kebijakan sebagai dasar pemberitaan.
"Riset, angka, dan konteks kebijakan adalah senjata efektif untuk membuat rakyat memahami program negara. Fakta yang disajikan dengan baik jauh lebih persuasif daripada klaim," ujarnya.
Selain itu, ia menilai transformasi digital perlu terus dipercepat mengingat masyarakat kini semakin banyak mengonsumsi informasi melalui video pendek, infografis, podcast, hingga berbagai format konten digital lainnya.
Karena itu, ANTARA didorong untuk mengembangkan talenta yang mampu mengolah produk jurnalistik dalam format kekinian, termasuk memanfaatkan teknologi kecerdasan artifisial (AI) guna mendukung produksi konten yang lebih menarik dan relevan.
Dalam arahannya, Qodari juga menekankan pentingnya menjaga keunggulan ANTARA melalui jaringan biro yang tersebar di berbagai daerah. Menurut dia, jaringan tersebut menjadi modal penting untuk mengomunikasikan berbagai program pembangunan secara lebih dekat kepada masyarakat.
Qodari berharap ANTARA dapat menjadi media yang mampu memberikan penjelasan yang komprehensif mengenai berbagai program pemerintah di tengah dinamika ekosistem media digital saat ini.
"ANTARA harus lebih produktif. Mudah-mudahan dengan kelebihan ANTARA seperti jaringannya, pengalamannya, standar jurnalismenya, justru menjadi penerang, memberikan penunjuk di dalam konteks sekarang ini, terkait khususnya program-program pemerintahan," ujarnya.
Pewarta: Wening Caya Ing Tyas
Editor: Fitri Supratiwi
Tanpa Ujian Tambahan, UNJA Resmi Buka Seleksi Mandiri 2026 Pakai Skor UTBK dan SMMPTN Barat
Ubah Sampah Sawit Jadi Cuan! Mahasiswa UNJA Bikin Inovasi hingga Tembus Pendanaan Nasional!
Satukan Masyarakat Lewat Piala Dunia, Bupati Fadhil Arief Gelar Nobar di Wisata Aek Meliuk
RI lirik teknologi traktor Belarus untuk modernisasi pertanian
Lestari: Bangun kesadaran kolektif antisipasi penyebaran hantavirus
Gubernur Al Haris Terima Audiensi Ketum DPP Walubi Siti Hartati Murdaya



