JAMBERITA.COM - Universitas Jambi (UNJA) terus memacu akselerasi inovasi kelembagaannya. Dalam Sidang Pleno Senat yang digelar Kamis (29/01/2026), kampus "Pinang Masak" ini resmi memberikan lampu hijau bagi pembentukan tiga program studi (Prodi) sarjana baru, yakni Hubungan Internasional (HI), Sosiologi, dan Ilmu Komunikasi.
Ketiga prodi ini nantinya akan bernaung di bawah Fakultas Hukum, memperkuat Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) yang kini sedang dipersiapkan untuk bertransformasi menjadi fakultas mandiri.
Dekan Fakultas Hukum UNJA, Dr. Hartati, S.H., M.H., mengungkapkan bahwa capaian akreditasi "Unggul" dari LAMSPAK untuk Prodi Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Politik pada tahun 2025 menjadi katalis utama.
"Kualitas akademik kami sudah teruji. Untuk mewujudkan cita-cita besar mendirikan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) pada tahun 2028, kami membutuhkan minimal lima prodi yang solid. Penambahan HI, Sosiologi, dan Ilmu Komunikasi adalah langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan pasar kerja masa depan," jelas Dr. Hartati.
Sidang yang dipimpin oleh Ketua Senat UNJA, Prof. Dr. H. Syamsurijal Tan, S.E. M.A., ini memastikan bahwa setiap prodi baru telah melewati kurasi akademik yang mendalam yakni, telah dikaji oleh Komisi Akademik Senat untuk memastikan relevansi kurikulum.
Penyempurnaan Fokus, Khusus untuk Prodi Ilmu Komunikasi, Senat memberikan catatan perbaikan guna memastikan lulusannya mampu menjawab tantangan era digital dan ?Visi Global, Kehadiran Prodi Hubungan Internasional diharapkan mampu membawa UNJA lebih kompetitif di level global.
Ketua Senat, Prof. Syamsurijal Tan, menegaskan bahwa niat baik ini merupakan bagian dari pengabdian UNJA bagi pembangunan sumber daya manusia di Jambi dan Indonesia. "Semoga usulan ini berjalan lancar di Kementerian sehingga UNJA dapat segera menyerap minat besar calon mahasiswa di bidang ilmu sosial," ujarnya.
Setelah proses penyempurnaan sesuai rekomendasi Senat selesai, berkas usulan akan segera diterbangkan ke Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk mendapatkan persetujuan akhir. Langkah ini menandai babak baru bagi UNJA dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih komprehensif dan adaptif terhadap dinamika sosial politik kontemporer.(afm)
Antisipasi Karhutla Ekstrem, Rektor UNJA Tegaskan Pencegahan Harus Mulai Ubah Mindset
Setelah Tanjabbar, Kadiv Yankum Siap Dorong Produk Lokal Jambi Mendunia Lewat Perlindungan IG
Hari Ketika Pelatihan Parelegal : Peserta Wajib Paham, Apa yang Jadi Kebutuhan Masyarakat
STIE Jambi Jalin Kerjasama dengan Universitas Insan Cita Indonesia
Bukan Sekadar Kejar IPK, Mahasiswa KKN UBR Jambi Membaur dalam Tradisi Yasinan Desa Sumber Jaya
Tak Hanya Kejar Nilai, Mahasiswa UBR Jambi 'Turun Gunung' Goro Bareng Bapak-bapak di Muaro Jambi
Perkuat Sinergi Danrem 042/Gapu Silaturahmi ke Bupati Muaro Jambi


