Putus Rantai Penyakit! Mahasiswa KKN UBR Ajarkan 'Jurus 6 Langkah' Cuci Tangan di SDN 20 Tarikan



Selasa, 27 Januari 2026 - 11:47:59 WIB



Foto : Mahasiswa KKN Posko 6 UBR Jambi.
Foto : Mahasiswa KKN Posko 6 UBR Jambi.

JAMBERITA.COM - Tangan yang bersih adalah kunci utama tubuh yang sehat. Prinsip inilah yang mendasari Mahasiswa KKN Universitas Baiturrahim (UBR) Posko 06 Desa Tarikan saat menggelar edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di SDN 20/IX Tarikan. Fokus utamanya sederhana namun berdampak besar, menguasai teknik mencuci tangan 6 langkah yang benar.

Kegiatan yang berlangsung interaktif ini menyasar para siswa sekolah dasar sebagai agen perubahan kesehatan sejak dini. Mahasiswa KKN UBR percaya bahwa menanamkan kebiasaan bersih pada anak-anak adalah investasi jangka panjang untuk kesehatan masyarakat Desa Tarikan.

Dalam sesi ini, para mahasiswa menjelaskan bahwa banyak kuman penyebab penyakit, seperti diare dan flu, berpindah melalui sentuhan tangan. Melalui praktik langsung, siswa diajarkan bahwa mencuci tangan tidak cukup hanya dengan air, melainkan harus menggunakan sabun dan mengikuti urutan yang tepat agar seluruh bagian tangan bebas kuman.

"Anak-anak sangat antusias. Mereka tidak hanya melihat, tapi langsung mempraktikkan 'jurus 6 langkah' ini dengan ceria. Sekarang mereka tahu bahwa sela-sela jari dan ujung kuku seringkali menjadi tempat persembunyian kuman," ujar salah satu mahasiswa pelaksana.

Hasil dari kegiatan ini sangat positif. Siswa SDN 20/IX Tarikan terbukti mampu mempraktikkan kembali 6 langkah mencuci tangan tanpa canggung. Selain praktik, pengetahuan mereka mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri meningkat drastis, terlihat dari keaktifan mereka saat sesi tanya jawab interaktif.

Kegiatan ini diharapkan mampu mengubah perilaku siswa secara permanen, sehingga mereka tidak hanya melakukannya di sekolah, tetapi juga menjadi contoh bagi keluarga di rumah.

Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ns. Muhammad Hidayat, M.Biomed., memberikan apresiasi atas langkah nyata para mahasiswa. Menurutnya, edukasi PHBS di sekolah dasar adalah upaya preventif paling efektif untuk menurunkan angka penularan penyakit di lingkungan desa.

"Kami berharap kebiasaan ini melekat erat pada diri siswa. Mahasiswa KKN UBR hadir bukan hanya untuk memberi teori, tapi untuk membentuk karakter sehat yang akan mereka bawa hingga dewasa nanti," pungkas Pak Hidayat.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, SDN 20/IX Tarikan kini memiliki barisan "Pahlawan Kebersihan" baru yang siap menjaga diri dan lingkungan dari ancaman penyakit melalui gerakan cuci tangan yang benar.(afm)





Artikel Rekomendasi