Sp Empat Citra Raya Pematang Gajah Mencekam, Diduga Terjadi Keributan Dengan Menggunakan Sajam



Selasa, 14 Oktober 2025 - 23:06:52 WIB



Foto : Tangkap Layar Video Amatir yang Memperlihatkan Korban Sempat Tergeletak di Sp Empat CRC Pematang Gajah Dengan Kondisi Bersimbah Darah.
Foto : Tangkap Layar Video Amatir yang Memperlihatkan Korban Sempat Tergeletak di Sp Empat CRC Pematang Gajah Dengan Kondisi Bersimbah Darah.

JAMBERITA.COM - Simpang Empat Citra Raya, Desa Pematang Gajah mencekam, pasalnya telah terjadi dugaan perkelahian dengan menggunakan senjata tanam sehingga membuat warga sekitar ketakutan.

Kejadian ini pun sontak mengundang keramaian dan tidak sedikit warga yang melihat lalu memvideokan kejadian pertumpahan darah tersebut dan viral diberbagai grup WA warga perumahan sehingga sampai ke media ini, Selasa (14/10/2025) malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Ketua RT 13 Desa Pematang Gajah, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muaro Jambi Sudiono membenarkan kejadian tersebut. 

"Benar ada keributan, saya kesana orang sudah ramai, kabarnya berawal dari masalah keluarga, bukan orang lain, sebab kami dengar tadi ada yang nyebut soal ipar - iparan, lah gitu," katanya ketika dikonfirmasi jamberita.com telf whatssapnya.

Menurut Sudiono, antara korban dan pelaku bukan lah orang lain melainkan masih dalam satu ikatan keluarga. Mereka dikabarkan tinggal di RT 04 dan kejadian keributan di RT 13, tepatnya di Sp empat CR, yang biasa banyak orang berdagang.

"Tadi saya dengar, mereka pakai motor sempat kejar kejaran dari SMK, lalu di Sp 4 itu ditumbur, lalu jatuh disitu lah mereka ribut, kabarnya dua lawan 1," ungkapnya.

Masih berdasarkan info yang diterima Ketua RT, setelah heboh dan bersimbah darah, 1 pelaku dikabarkan kabur dan 1 pelaku lainnya hendak kabur berjalan kaki, akan tetapi sempat dicegat oleh warga dan akhirnya telah diamankan oleh pihak kepolisian.

"Dua lawan 1, 1 yang nujah kabur, dan kawan 1 lagi yang nuja ketangkap karena lari bawa helm mau lari tapi dicegat disitu. Sekarang 1 sudah diamankan dan korban informasinya meninggal," tuturnya.

Informasi lebih detail kata Ketua RT, penyebab kejadian itu belum diketahui secara pasti."Karena saya kesana orang sudah rame, kita tunggu saja nanti informasi dari kepolisian ya, apa masalah yang sebenarnya," pungkasnya.(afm)





Artikel Rekomendasi