Al Haris Berang : Evaluasi Dewas - Pejabat RSUD Raden Mattaher Jambi, Sepertinya Banyak yang Capek



Jumat, 11 April 2025 - 01:23:21 WIB



Foto : Gubernur Jambi Al Haris Saat Menggelar Rapat Mendadak dan Mengumpulkan Semua Manajemen RSUD Raden Mattaher Jambi Termasuk Pucuk Pimpinan Rumah Sakit Pelat Merah Tersebut, yaitu Dr Herlambang SpoG (Kanan).
Foto : Gubernur Jambi Al Haris Saat Menggelar Rapat Mendadak dan Mengumpulkan Semua Manajemen RSUD Raden Mattaher Jambi Termasuk Pucuk Pimpinan Rumah Sakit Pelat Merah Tersebut, yaitu Dr Herlambang SpoG (Kanan).

JAMBERITA.COM - Amarah Gubernur Jambi Al Haris akhirnya memuncak setelah sekian lama cukup diam atas banyaknya keluhan yang mencuat di RSUD Raden Mattaher. Hal ini diluapkan Al Haris saat mengunjungi RSUD Raden Mattaher pasca Libur lebaran Idul Fitri, Selasa (8/5/2025) lalu.

Dimana orang nomor satu di Jambi tersebut saat mendatangi RSUD Raden Mattaher Jambi langsung menggelar rapat mendadak di Aula Diklat dan menginstruksikan, Sekda, Inspektorat Daerah Provinsi Jambi sampai dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) segera mengevaluasi seluruh manajemen Rumah Sakit Pelat Merah itu.

Menurut Al Haris, pelayanan RSUD Raden Mattaher tidak menunjukkan kemajuan dan menajemen juga tidak punya planning sehingga kinerja tidak terukur. Begitu pula dengan para Dewan Pengawas (Dewas) yang telah Ia lantik pada waktu lalu, itu tidak bisa bekerja.

"Ini sangat banyak keluhan dan tidak dilakukan tindakan dari manajemen rumah sakit, dibiarkan terus menerus, misalnya di IGD saja ada AC tiduk hidup, seharusnya itu cepat ditangani kan bisa dengan dana BLUD. Para Wadir, Kabid harus jalan, banyak saya lihat AC tidak hidup, atap ruangan banyak bocor," ungkapnya.

Dalam rapat tersebut, Al Haris juga langsung memanggil BKD, Inspektur serta mengumpulkan semua pihak manajemen, yang tampak hadir langsung pucuk pimpinan RSUD Raden Mattaher, yakni Dr Herlambang SpoG. 

"Kalau bocor itu kena alat medis itu rusak, rugi kita itu harganya miliaran," kata Al Haris yang sebelum membuka pembicaraan dengan mengabsen satu persatu pejabat RSUD Raden Mattaher. Saya melihat rumah sakit ini jarang sekali melakukan kalibrasi pengujian alat medis, alat CT-scan misalnya. Masa setahun ini rusak dan harus ke rumah sakit lain untuk itu Wadir, Kabid coba respon cepat, masa setahun ini tidak ada kita berupaya CT scan, ini parah," sesalnya.

Al Haris mengatakan, pada sebenarnya alat kesehatan di RSUD Raden Mattaher sudah baik, namun tidak menumbuhkan kepercayaan masyarakat untuk berobat dan Ia minta itu segera dibenahi. "Kita punya alat sudah oke, tapi rumah sakit di Jambi ini justru cenderung rujukan ke daerah lain, artinya orang masih belum puas belum dengan pelayanan kita, tidak menarik orang kesini, ini tolong dibenahi dan banyak yang lagi hal lainnya," ujarnya.

Lebih lanjut, Al Haris meminta Sekda Sudirman dan Kepala BKD segera melakukan evaluasi terhadap menajemen RSUD Raden Mattaher Jambi. "Sekda dan BKD evaluasi ini, sepertinya sudah banyak yang capek disini. Pejabat disini tidak punya planning, sehingga kinerjanya tidak terukur," bebernya. 

Tidak hanya itu, Al Haris juga meminta Sekda untuk melakukan evaluasi terhadap Dewas yang disebut Al Haris tidak bisa bekerja."Dewas disini tidak bisa bekerja, tidak pernah Dewas melapor ke saya, apa yang dilakukannya, seharus ada laporan terkait rumah sakit ini. Banyak catatan saya dengan rumah sakit ini, saya akan gelar rapat setiap tiga bulan disini," pungkasnya.(afm)





Artikel Rekomendasi