JAMBERITA.COM- Peringatan Isra’ Mi’raj 1446 H tahun menyimpan makna untuk umat manusia, tanpa terkecuali bagi muslim di Indonesia. Makna spiritual sudah pasti disampaikan oleh para tokoh agama, terutama dalam momentum pengajian, dan kegiatan-kegiatan lainnya.
Bagi Ketua DPD Gerindra Prov. Jambi Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM atau SAH Isra’ Mi’raj bisa memiliki keterkaitan dengan komitmen kebangsaan dalam melakukan penguatan keberlanjutan pembangunan agar Indonesia maju Adil dan Makmur
" Isra mi'raj itu bisa kita artikan sebagai momentum kebangsaan untuk melakukan keberlanjutan, karena peristiwa isra dan mi'raj merupakan perubahan yang fundamental dalam perjalanan dakwah nabi Muhammad SAW, khususnya masalah kebersihan hati dan perintah sholat, artinya perubahan kebangsaan perlu dilakukan dengan bersih dan usaha spritual dalam gambaran perintah sholat ."
Menurut Ketua DPD Partai Gerindra itu hal ini menjadi penting untuk segera diaktualisasikan dalam kehidupan bernegara.
Pada konteks ini SAH menjelaskan dua hakikat Isra’ Mi’raj itu pada dua dimensi; vertikal (spiritual) dan horizontal (sosial, politik, dll). Pada dimensi horizontal inilah, letak komitmen kebangsaan berada.
" Intinya dengan momentum Isra’ Mi’raj selalu menegaskan bahwa umat Islam Indonesia harus bergerak, ikut menjadi bagian dalam perubahan untuk negeri ini, apalagi umat muslim merupakan bagian terbesar bangsa Indonesia, tandasnya. "(*/sm)
Kalau Pemerintah Mau Didengar Gen Z, Jangan Cuma Pakai Bahasa Birokrasi
Diduga Dianiaya Oknum Guru Ponpes, Mata Seorang Siswa di Jambi Bengkak hingga Muntah Darah
Pelantikan Kepala Daerah Terpilih 6 Februari di Istana Negara
Al Haris Resmi Buka Lomba Perahu Tradisional 2025 di Sungai Batanghari
Makin Hemat, Honda BeAT Tawarkan Hemat Angsuran hingga Rp2,2 Jutaan dan Diskon Angsuran Rp64 Ribu pe
