JAMBERITA.COM - Serapan anggaran pendapatan daerah Provinsi Jambi yang dialokasikan sebesar Rp5.146.864.597.455 terealisasi Rp3.804.952.771.846,60 atau 73,93 persen. Ini berdasarkan data laporan realisasi APBD Provinsi Jambi per 19 November 2024.
Selain itu, berdasarkan laporan realisasi APBD Provinsi Jambi TA 2024 yang didapat jamberita.com, dari alokasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp2.507.259.254.955, sudah terealisasi sebesar 1.697.408.035.142,71 atau 60,70 persen.
Kemudian pendapatan transfer dari total Rp2.614.300.985.500 sudah terealisasi sebesar Rp2.106.231.697.796,00 atau 80,57 persen. Sedangkan jumlah pendapatan transfer dana perimbangan dari Rp2.608.678.799.500 ,terealisasi sebesar Rp2.106.231.697.796,00 atau 80,74 persen.
Selanjutnya alokasi pada belanja operasi baru terealisasi Rp2.189.491.307.604,27 atau 70,98 persen dari 3.084.768.639.363 anggaran yang dialokasikan. Sementara, belanja modal/fisik Rp1.055.236.150.663 yang dialokasikan pada APBD 2024 baru terealisasi sebesar 675.792.455.399,92 atau 64,04 persen.
Sebelumnya, Waka DPRD Provinsi Jambi Ivan Wirata menjelaskan bahwasa belanja modal tersebut merupakan belanja fisik, seperti misalnya proyek proyek pekerjan yang sedang berjalan pada Dinas PUPR Provinsi Jambi, misalnya proyek Multiyers. "Mungkin multiyers, masalahnya mungkin fisik belum sampai, multiyers harus nya selesai, tapi penyerapannya mungkin masih sedikit," tegasnya.
Untuk itu, Ivan mengingatkan supaya realisasi fisik maupun anggaran segera direalisasikan karena waktu sampai 21 Desember 2024, sudah tutup buku. Selain itu, bilamana anggaran tidak terserap oleh daerah maka dapat menyebabkan dampak, yaitu manfaat tidak dirasakan oleh masyarakat, dan multiplier effek kebijakan fiskal Pemda juga kurang optimal.
"Bearti ada duit sekitar belum dibayarkan, itu proyek proyek. Maka nanti setiap per triwulan akan kita bahas di Banggar jangan sampai kita kecolongan, jadi tahun depan setiap tiga bulan kita agendakan rapat bahas masalah realisasi anggaran, jadi ketahuan nanti duit yang terpakai dan yang tidak terpakai," katanya menanggapi laporan realisasi anggaran per Januari-Oktober baru terealisasi 65,11 peren.(afm)
Silahkan Daftar! Kemenaker Kembali Buka Pelatihan Vokasi Batch 2 untuk 24 Kejuaruan, Berikut Caranya
Pangkas Birokrasi, RSUD Raden Mattaher Siapkan Layanan Uronefro Terpadu Pasien Gagal Ginjal
Pedagang Ketiban Berkah Iduladha : Harap APPSI Jambi Selalu Hadir Bawa 'Keajaiban' ke Pasar!
Cegah Paham Radikalisme, Polri Tekankan Pentingnya Upaya Kontra Radikal
Kapolri-Panglima TNI Tinjau Kesiapan Program Ketahanan Pangan di Jawa Tengah
Pangkas Birokrasi, RSUD Raden Mattaher Siapkan Layanan Uronefro Terpadu Pasien Gagal Ginjal



