JAMBERITA.COM - Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi yang juga Anggota DPR RI Dr. Ir. H. A.R. Sutan Adil Hendra, MM menyampaikan apabila persoalan stunting dapat dituntaskan, Bangsa Indonesia akan menjadi negara yang kuat dan mampu bersaing dengan negara-negara maju yang lain.
Hal itu disampaikan saat melakukan refleksi kemerdekaan di Jambi (3/8) kemarin. Dalam urainnya Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI itu berbicara Strategi Percepatan Penurunan Stunting dalam Mewujudkan Indonesia Emas 2045 dalam rangkain sosialisasi 4 pilar kebangsaan kemarin.
Dalam kesempatan itu SAH mengatakan, untuk mewujudkan mimpi itu, anak-anak muda, khususnya yang saat ini tengah menempuh pendidikan di jenjang perguruan tinggi harus dibekali persiapan yang matang sehingga dapat menjadi bagian dari generasi yang unggul dan menciptakan keturunan yang berkualitas di masa yang akan datang.
“Untuk mewujudkan semua itu, perlu pemenuhan gizi yang optimal sejak dini. Edukasi ini perlu ditanamkan kepada para siswa terutama remaja, mahasiswa dan calon orang tua, sehingga masalah stunting dapat diantisipasi,” imbuhnya.
Selanjutnya SAH menjelaskan, stunting dapat terjadi dari sejak proses kehamilan dan setelah bayi terlahir. Sehingga sangat dibutuhkan pemberian makanan tambahan bagi Balita serta edukasi yang baik terhadap para calon orang tua.
“Oleh Karena itu, maka sangat penting peran dan keterlibatan perguruan tinggi memberikan edukasi kepada mahasiswa dan masyarakat, terutama untuk memperbaiki permasalahan gizi dan anemia pada remaja,” tandasnya.(*/sm)
Wamenko Otto Hasibuan Paparkan Paradigma Baru KUHP-KUHAP Nasional di UNJA
Tausiyah untuk Kader, SAH Ingatkan Pentingnya Menjaga Kepercayaan Masyarakat
Sidang Kasus Bahan Kimia Perumda Tirta Mayang: Eksepsi Terdakwa Heri Seret Nama Milasari Listya Dewi
PCNU Kota Jambi Resmi Kantongi SK dari PBNU Masa Khidmat 2024-2029
Kepala Stasiun RRI Jambi Silaturahmi ke Komisi Informasi Provinsi Jambi, Dadan: Lanjutkan Kerjasama
Jambi Memasuki Transisi Kemarau, Agustus Hingga Oktober 2026 Diperkirakan Menjadi Risiko Tinggi

