JAMBERITA.COM - Hasil hitung sementara KPU melalui aplikasi Sirekap saat ini untuk DPR RI sudah menyentuh angka 64.74 persen data masuk. Dengan data ini, potensi partai mana saja yang akan mendapatkan kursi sudah mulai terlihat.
Dari data tersebut, perolehan suara tertinggi masih dipegang Partai Golkar dengan 175.191 suara yang disusul terus oleh PDIP dengan perolehan 160.739 suara.
Urutan ketiga adalah Gerindra dengan perolehan 124.684 suara yang berdekatan dengan PKB dengan raihan 114.727 suara. Demokrat dengan perolehan 106.041 suara, NasDem 90.841 suara dan PAN 87.928 suara. Terakhir ada PKS dengan perolehan 53.389 suara.
8 partai ini dari awal sudah diprediksi akan hantarkan kadernya untuk duduk ke senayan. Berdasarkan data, Golkar saat ini suara tertinggi diraih oleh Ketua DPD I Golkar Provinsi Jambi Cek Endra dengan 50.851 suara yang diraih. Petahana Hasan Basri Agus baru memperoeh 40.952 suara.
Potensi 2 kursi masih terbuka lebar bagi partai berlambang beringin ini. Meski begitu, tetap perolehan suara total minimal wajib diatas 200 ribu suara.
PDIP juga masih dengan Edi Purwanto yang merupakan suara tertingi dengan raihan 39.747 suara. Ihsan Yunus yang merupakan petahana baru mendapatkan 35.374 suara.
Gerindra untuk perolehan suara tertinggi diperoleh Rocky Candra dengan 33.656 suara dengan Sutan Adil Hendra sebagai petahana baru meraih 31.889 suara.
PKB saat ini masih ada 2 caleg dengan raihan tertinggi yaitu Elpisina dan Faizal Kadni. Elpisina saat ini meraih 32.955 suara dan Faizal Kadni 31.533 suara.
NasDem juga sama kondisinya. Saat ini suara tertinggi diraih oleh Sy Fasha dengan 35.628 suara dengan Hasbi Anshory yang baru meraih 32.541 suara. PAN masih dikuasai oleh Bakri dengan perolehan 37.386 suara meningggalkan jauh 7 caleg PAN lain.
Seperti PAN, Demokrat juga seperti itu. Zulfikar Achmad saat ini memperoleh 29.068 suara dengan posisi lawan terdekat M.Zen dengan perolehan 19.267 suara. Terakhir ada PKS dengan suara tertinggi Ahmad Fathul Bari dengan perolehan 15.550 suara.
Saat ini posisi yang paling rawan kehilangan kursi adalah PKS. Catatannya adalah salah satu peraih suara tertinggi mampu meraih 2 kursi seperti yang terjadi pada pemilu 2019 lalu.(am)
UNJA Bedah Isu Ekosistem Ekonomi Digital: Masyarakat Harus Paham Regulasi dan Risiko Pinjol
Pengwil Ikatan Sarjana Melayu Indonesia Jambi 2026-2030 Dilantik
Dua Petahana Aman, Posisi Sum Indra Dipepet Abu Bakar Jamalia

