Jambore PKH Resmi Dibuka, Al Haris : Terimakasih Pejuang Sosial Kemasyarakatan



Rabu, 08 November 2023 - 09:56:58 WIB



JAMBERITA.COM- Gubernur Jambi Al Haris secara resmi membuka Jakbore SDM PKH dan Bakti Sosial (Baksos) PKH di Bumi Perkemahan (Buper) Candika, Telanaipura Kota Jambi, Senin (7/11/2023).

Menurut Al Haris kemiskinan merupakan permasalahan yang kompleks dan multidimensi serta memiliki dampak sangat luas terhadap kualitas hidup manusia. Kemiskinan tidak hanya sebatas ketidakmampuan ekonomi tetapi juga ketidakmampuan dalam pemenuhan hak-hak dasar bagi seseorang dalam menjalani kehidupan. 

"Kemiskinan merupakan tantangan global terbesar yang harus dicari solusinya," papar Al Haris dihadapan ratusan pendamping PKH dari 11 Kabupaten Kota se Provinsi Jambi. Tampak hadir Kadissosdukcapil Arif Budiman, Ketua DPRD Jambi Edi Purwanto, serta Komisi IV DPRD. 

Untuk itu kata Al Haris, pengentasan kemiskinan menjadi salah satu komitmen pemerintah, baik daerah maupun pusat, untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga miskin dan rentan, yaitu dalam membentuk sumber daya manusia yang sehat dan cerdas, adaptif, inovatif, terampil, dan berkarakter, melalui peningkatan aksesibilitas terhadap layanan kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial, sehingga diperlukan program perlindungan sosial yang terencana, terarah, dan berkelanjutan.

"Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat persentase penduduk miskin Provinsi Jambi pada Maret 2023 mencapai 7,58 persen atau mencapai 280,68 ribu orang, jika dibandingkan pada September 2022, mengalami penurunan sebesar 0,12 persen poin atau turun 3,1 ribu orang," katanya. 

Salah satu keberhasilan capaian penurunan angka penduduk miskin di Provinsi Jambi, adalah kebijakan Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada Keluarga Miskin (KM) yang ditetapkan sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH.

"Melalui PKH, KPM dapat memiliki akses dan memanfaatkan pelayanan sosial dasar kesehatan, pendidikan, pangan dan gizi, perawatan, dan pendampingan, termasuk akses terhadap berbagai program perlindungan sosial lainnya yang merupakan program komplementer secara berkelanjutan. PKH diarahkan untuk menjadi episentrum dan center of excellence penanggulangan kemiskinan yang mensinergikan berbagai program perlindungan dan pemberdayaan sosial nasional," tuturnya.

Melalui momentum ini, Al Haris pun mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh jajaran pejuang sosial kemasyarakatan, termasuk para Pendamping sebagai garda terdepan dalam menentukan keberhasilan pelaksanaan program PKH di lapangan. PKH bukanlah sekedar program pemberian dana bantuan kepada masyarakat, melainkan juga melakukan upaya pengembangan masyarakat melalui proses pendampingan yang dilakukan oleh pendamping PKH. 

"Adanya pendamping akan mempercepat proses pencapaian tujuan PKH yang meliputi perubahan pola pikir KPM ke arah yang lebih baik lagi, meningkatkan kesejahteraan KPM, memenuhi kebutuhan layanan kesehatan dan pendidikan KPM, serta meningkatkan edukasi bagi KPM PKH.

"Atas nama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi, saya sangat mengapresiasi dan menyambut baik Jambore SDM PKH Tingkat Provinsi Jambi ini, sebagai wadah bersama dalam memfasilitasi temu antar Pendamping PKH kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, guna meningkatkan kebersamaan dan mempererat jalinan persaudaraan, dan juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia pendamping sebagai pendamping yang berprestasi, jujur, profesional, andal, dan bertanggung jawab, yang menjadi salah satu faktor penentu kesuksesan PKH dalam penanggulangan kemiskinan dan kesenjangan sosial Indonesia umumnya, Provinsi Jambi khususnya," terangnya. 

Al Haris berharap agar peserta jambore, yakni pendamping PKH, mengikuti jambore ini dengan serius dan berpartisipasi aktif. Semoga pelaksanaan Jambore ini dapat memotivasi para Pendamping PKH untuk meningkatkan kinerja dalam membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan keluarga Provinsi Jambi.(afm)





Artikel Rekomendasi