Pelatihan Kelola Media Sosial, Tingkatkan Pemasaran Online Produk Olahan Nanas UMKM di Tangkit Baru



Kamis, 31 Agustus 2023 - 17:30:06 WIB



Foto bersama Tim Pengabdian Unja bersama peserta pelatihan
Foto bersama Tim Pengabdian Unja bersama peserta pelatihan

JAMBERITA.COM- Pada era digital ini, Pemasaran menggunakan media sosial memiliki arti penting yang sangat besar bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Pemasaran online menjadi kunci utama dalam mengembangkan bisnis, bahkan untuk UMKM di daerah terpencil sekalipun. Media sosial dapat meningkatkan Jangkauan dan Visibilitas bagi UMKM untuk mencapai audiens yang lebih besar, bahkan di luar batas geografis lokal.

Dengan berbagai platform yang tersedia, UMKM dapat mencapai pelanggan potensial di seluruh dunia, yang sebelumnya mungkin tidak dapat dijangkau, Biaya efisien karena UMKM dapat memulai kampanye pemasaran dengan anggaran yang terbatas dan memanfaatkan berbagai fitur gratis yang ditawarkan oleh platform media sosial.

Pencitraan dan Merek dimana media sosial memungkinkan UMKM untuk membangun citra merek mereka. 

Dengan mengunggah konten yang relevan dan menarik, UMKM dapat memperkuat identitas merek mereka dan menjadikannya lebih dikenal di mata pelanggan. Fleksibilitas dan Kreativitas, dimana media sosial memberikan UMKM fleksibilitas untuk mengubah dan menyesuaikan strategi pemasaran mereka sesuai dengan perubahan tren dan kebutuhan bisnis.

Mereka dapat mencoba berbagai jenis konten dan teknik untuk melihat apa yang paling efektif. Sehingga pemasaran media sosial bukan hanya alat promosi bagi UMKM, tetapi juga alat untuk membangun bisnis, menciptakan koneksi dengan pelanggan, dan meningkatkan keberhasilan jangka panjang UMKM.

Kesadaran akan pentingnya pemasaran online telah muncul di kalangan UMKM salah satunya Kelompok Usaha di Desa Tangkit Baru, yaitu kelompok Usaha Abadi Group. 

Kelompok ini ingin memanfaatkan peluang ini untuk lebih mengembangkan usaha mereka dengan menggunakan media sosial. 

Dalam konteks ini, Tim Pengabdian Pada Masyarakat Fakultas ekonomi dan Bisnis yang terdiri dari Dr. Besse Wediawati., SE., MSi (Ketua) , Dr. Rike Setiawati,.SE ,.M.M (Anggota), Dr. Shofia Amin,. SE,. M.Si (Anggota), Fitri Widiastuti.,SE.,MM (Anggota), melakukan kegiatan pengabdian pada masyarakat dalam bentuk kegiatan pelatihan pengelolaan media sosial untuk meningkatkan pemasaran online produk olahan nanas UMKM Desa Tangkit Baru. 

Adapun yang menjadi mitra pelatihan ini adalah UMKM Kelompok Usaha Abadi Group yang terdiri dari 12 orang Usaha mikro kecil. Kelompok usaha abadi ini diketuai oleh ibu. St. Zamzam. Kegiatan pelatihan dilakukan pada tanggal 20 Agustus 2023, Jam 14.00 s.d selesai di Sekretariat Kelompok Usaha Abadi Group, Desa Parit 4. Desa tangkit. Muaro jambi.

Kegiatan Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan kepada para pengusaha UMKM dalam mengelola media sosial mereka sebagai sarana promosi produk secara efektif. 

Dengan demikian, mereka dapat memanfaatkan media sosial sebagai alat pemasaran yang kuat untuk menjangkau pelanggan potensial di seluruh negeri, bahkan hingga ke pasar nasional. 

Kegiatan konkrit yang dilakukan adalah melatih para UMKM membuat konten seperti foto produk yang menarik, membuat video produk dan video promosi yang menarik serta teknik editing yang efektif, kemudian menggunakan media sosial sebagai sarana promosi produk mereka.

Pelatihan dibimbing langsung selain Tim Pengabdian FEB yang memiliki bidang keahlian pemasaran, juga didampingi oleh Praktisi dari Start-Up Cakap Kreatif yaitu Bapak Ifwan Adinata dan juga didampingi langsung oleh 5 orang mahasiswa Prodi Bisnis Digital FEB Universitas jambi.

Adapun metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode student centered learning (SCL) dimana UMKM mitra berpartisipasi secara langsung dan aktif dipandu oleh Tim Pelatih dan Tim Pendamping. 

Metode ini memadukan ceramah, diskusi dan tanya jawab, demonstrasi, simulasi dan praktek langsung. Mitra yang terlibat dalam pengabdian ini adalah UMKM kelompok usaha Abadi Group di Desa Tangkit sebanyak 12 orang Usaha mikro industri pengolahan nenas dan makanan lainnya seperti dodol nanas, coklat nanas, nanas goreng, rambutan goreng, selai nanas, sirup nanas, dan kletek. 

Hasil pelatihan ini semua peserta UMKM antusias mengikuti pelatihan. Semua Peserta sudah dapat membuat foto video produk mereka masing masing, membuat video produk serta mengedit foto dan video untuk menjadi konten pemasaran yang menarik. 

Peserta berharap bahwa kegiatan ini terus berlanjut dengan kegiatan lain sampai mereka berhasil meningkatkan omzet penjualan mereka melalui media sosial.

Setelah pelatihan ini, Tim pengabdian akan melakukan kunjungan kembali untuk monitoring sejauh mana pengetahuan dan keterampilan yang sudah diberikan kepada UMKM diimplementasikan dan memberikan manfaat bagi perkembangan usaha mereka.(*)





Artikel Rekomendasi