Badan Pengawas Rumah Sakit Minta RSUD Raden Mattaher Jambi Tabbayun



Kamis, 03 Agustus 2023 - 15:34:02 WIB



Dr Dery Mulyadi Ketika Berada di RSUD Raden Mattaher Jambi.
Dr Dery Mulyadi Ketika Berada di RSUD Raden Mattaher Jambi.

JAMBERITA.COM- Ketua Badan Pengawas Rumah Sakit (BPRS) Provinsi Jambi Dr Dery Mulyadi meminta pihak rumah sakit agar Tabbayun (meneliti-memverifikasi) kejadian dugaan penolakan pasien di RSUD Raden Mattaher Jambi, bahkan kini dikabarkan sudah meninggal dunia. 

"Ya artinya ini suatu masalah, saya baru tahu tadi pagi, kita kan harus verifikasi, mungkin itu makanya saya datang hari ini," kata Mantan Ketua IDI Jambi tersebut saat berada di rumah sakit pelat merah itu, Kamis (3/8/2023).

Menurut Dery, dengan BPRS turun ke RSUD Raden Mattaher maka diharapkan akan mengetahui benang merah terkait persoalan yang membuat heboh masyarakat Provinsi Jambi."Karena kita tentu juga harus profesional kan, ini kan informasi nya se pihak, tabayun bahasa nya kan," ungkapnya. 

Dery menjelaskan, terkait persoalan ini terkadang secara awam melihat permasalahan nya tidak sesedarhana itu."Apa nian masalah nya kan gitu, apa nian persoalan administrasi nya, itukan kita juga harus hati hati dan menjawab, kita pecahan permasalahan itu, terus terang saya kesini juga ingin secara tabayun dan formal untuk klarifikasi dan koordinasi dengan RSUD Raden Mattaher, mudah mudahan lah ini, mungkin hanya persoalan mis komunikasi kira kira," tegasnya. 

Selain itu ketika memang adanya permasalahan administrasi, maka sebaiknya juga sama sama di perbaiki kedepan."Bahasa sensitif terhadap pasien juga tidak sederhana, maka nya BPRS klarifikasi kesini, sehingga nanti bahasa nya nanti keluar atau pak Gubernur mencari tahu apa yang terjadi, nanti bahasanya betul betul yang sudah fic, tapi kabarnya pasien sudah meninggal ya, saya juga kurang tahu karena masih awam juga ya," ujarnya.

Menurut Dery, bilamana mendengar sedikit penjelasan dari Kabag Umum RSUD Raden Mattaher, bahwasanya pasien sudah ditangani. Artinya secara motivasi itu sudah betul sehingga semakin tahu apa yang terjadi dan akan disampaikan kembali secara resmi oleh pihak RSUD Raden Mattaher."Kemudian hari ini. Nanti klarifikasi nya sama sama kita pantau karena terbuka ya ," pungkasnya.(afm)





Artikel Rekomendasi