JAMBERITA.COM- Pembangunan Proyek Jalan Tol Jambi- Betung diharapkan memberikan Multiplier effect bagi perekonomian masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto dalam melihat hadirnya Jalan Tol Jambi-Betung yang ditargetkan pada Desember 2024 mendatang sudah bisa dilalui.
Edi Purwanto menyebut bahwa dari sisi waktu, adanya jalan Tol Jambi- Betung akan memangkas waktu perjalanan dari Jambi menuju Betung. Termasuk nantinya jika dihubungkan dengan Tol Sumatera lainnya hingga terhubung ke Jakarta.
"Kalau perhitungan dengan tol yang ada di dari Jambi ke Palembang kemudian Lampung, total sekitar 620 kilometer. Kalau kita asumsikan dengan Tol yang ada di Jawa maka memakan waktu sekitar waktu 6 hingga 7 jam untuk sampai ke Jakarta,"katanya.
Efesiensi lama perjalanan dengan adanya Tol ini kata Edi Purwanto sangat memberikan efek yang untuk perekonomian. Nantinya, setelah bisa dilalui tentu akan memangkas waktu pendistribusian baik bahan pangan maupun bahan baku lainnya ke tiap-tiap daerah.
"Disisi perekonomian juga akan memberikan multi efek misal pendistribusian bahan makanan ke tiap-tiap daerah sehingga ekonomi bisa tumbuh, bisa lancar. Kemudian hasil perkebunan dan bumi lainnya bisa dibawa dengan waktu yang tidak begitu lama sehingga akses pendistribusiannya lebih luas,"tambahnya.
Disisi lain, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Jambi ini juga memandang bahwa bagaimana masyarakat-masyarakat lokal yang selama ini berjualan dibeberapa titik jalan yang kemudian akan terdampak adanya jalan Tol ini. Edi Purwanto akan mencoba memanfaatkan peluang rest area di dalam Tol untuk dapat menjadi area berjualan masyarakat.
"Nanti akan kita diskusikan dengan managemen tol, untuk bagaimana rest area ini menjadi spot untuk masyarakat berjualan, baik dari sisi makanan maupun lainnya yang berjualan itu masyarakat lokal. Ini coba nanti kita diskusikan,"ungkapnya.
"Kita berharap memang, tol jambi betung ini bisa selesai dengan segera, sehingga Multiplier Effect tadi bisa dirasakan oleh masyarakat sehingga perekonomian kita tumbuh, dan kesejahteraan masyarakat meningkat,"pungkasnya. (*)
Operasional Angkutan Batubara di Jambi Kembali Dihentikan, Ini Alasannya
Besar Pasak Daripada Tiang, APBD Provinsi Jambi TA 2023 Defisit Rp400 Miliar
Persyaratan Ini Jegal Prof Asad, Anggota Senat UIN Ini sebut Bisa Banding Jika Dianggap Subjektif
Klarifikasi Tim Seleksi: Prof As'ad Gagal Administrasi Faktor SKP
6 Guru Besar Lulus Administrasi Calon Rektor UIN STS Jambi, Prof Asad Tak Lolos
Motor Hilang Saat Kerja, Pekerja Renovasi Kantor Walikota Jambi Lapor ke Polsek Kotabaru


Hesti Perkuat Keperdulian Sosial Via Pojok Berkah TP PKK Provinsi Jambi



