JAMBERITA.COM- Salah satu warga mengungkapkan kondisi jalan yang sudah diperbaiki oleh pemerintah, tetapi setelah jalan sudah keras, truk bermuatan sawit yang biasa melintas di duga melebihi tonase sehingga membuat jalan terus menerus mengalami rusak.
Dalam pribahasa Indonesia ini merupakan kondisi dimana harus makan buah simalakama atau serba salah. "Iya benar, kadang itu lah di baiki, kadang muatan nya di tambahin , memang dari dulu lah kayak gitu, jadi kadang bak nyo di tambah tinggi, di panjang lagi, itu lah yang bikin (rusak), itu truk toke toke sawit lah," katanya yang tidak ingin disebut namanya.
Ia mengatakan, truk yang bermuatan sawit itu selalu melintas setiap hari, baik siang ataupun malam ketika lagi musim panen. Yang jadi kendala, kondisi jalan tersebut gambut, ketika sudah ditimbun dengan material pasti benyek kalau dilewati dengan kapasitas yang tidak sesuai dengan jalan.
"Harusnya kita sama sama lah, karena kondisi nya tanah gambut, beda dengan diluar tanah merah, jadi kalau musim hujan, yang jelas sering macet nya pas hujan karana benyek.
Sementara dari pihak Alkal Provinsi sudah standby disini sejak lama, kalau mereka dapat laporan dari masyarakat itu langsung melakukan penimbunan jalan yang kritis sehingga jalan tetap fungsional, karena jalan kadang kendala juga mereka mau bawa material ke lokasi karena dari Jambi gitu," ungkapnya.
Menurut Ia, Camat beserta jajaran termasuk Kepala Desa di sana juga sangat perduli dengan kondisi jalan apabila mengalami rusak parah."Lurah, kades, pak Camat pernah gotong royong sampai malam, jadi artinya kalau dari pemerintah sudah cukup maksimal lah, karena nggak tega juga beliau lihat sopir bermalam malam macet dijalan, tetapi ada yang sebagian perduli ada juga yang tidak rata semua," jelasnya.
Selanjutnya, RT 16 Kelurahan Bandar Jaya, Kecamatan Rantau Rasau Kab Tanjabtim Wahyu Selamat mengatakan, ketika ruas jalan rusak sudah pasti menjadi persoalan karena akses atau urat nadi perekonomian masyarakat. "Perbaikan ada, baru lagi kalau di depan rumah kami sudah bagus ada dikirim batu (timbunan), pakai alat berat," katanya kepada jamberita.com melalui telepon genggam, Rabu (12/7/2023) malam.
Terkait dengan tonase truk sawit yang selalu melintas, Wahyu menjelasnya sejauh ini buah sawit tengah mengalami trek, sehingga muatan muatan truk tidak terlalu penuh. "Tonase kita tidak bisa mengecek satu satu persatu kan , kapasitas nya. Cuman karena kondisi banyak hujan kan, itulah jadi kendala tuh," tuturnya.
Wahyu juga mengatakan truk truk sawit yang bermuatan dan melintas ketika malam itu merupakan kendaraan pribadi masyarakat sendiri."Kalau disini kan cuma masih toke toke, kalau yang pakai PT berbadan hukum, rasa nya belum ada kayaknya," ungkapnya.
Selaku RT, ketika ruas jalan sudah mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi melalui UPTD Alkal PUPR, maka sebaiknya secara seksama untuk menjaga."Yang jelas, namanya jalan urat nadi kan, disitulah kunci nya kita ni, pertama untuk kelancaran mobilisasi, transportasi, kedua untuk distribusi ntah itu hasil tani ke Kota, kalau bisa jangan sampai lah rusak berat yang bikin macet jalur," tuturnya.
Wahyu mengatakan kepada semua pihak yang melintasi jalan sebagai warga harus punya kesadaran."Kalau perhatian tetap ada, mungkin kendala kendala di lapangan banyak, mudah mudahan lebih lagi perhatian dari pemerintah, warga nya juga harus punya kesadaran, muatan disesuaikan, karena jalan kita kan gambut, kalau hujan becek," jelasnya.(afm)
Kakanwil Kemenkum Jambi Lantik Analis Hukum hingga Anggota PAW Majelis Pengawas Notaris
Pelantikan DPC HKTI se-Provinsi Jambi Sukses Digelar, SAH Sukses Konsolidasi Petani Daerah
Wabup Katamso Hadiri Pelantikan DPD HKTI, Wamentan Tegaskan Komitmen Swasembada Pangan
Kades Arang-arang Acungi Jempol Respon Abun Yani: Beliau Banyak Bantu Keluhan Masyarakat Muaro Jambi
Dihadiri Menteri, Bupati Anwar Sadat Pamerkan Produk Unggulan Tanjab Barat di Ibukota Jakarta
Turnamen Voli Antar Desa Polsek Tabir Dalam Rangka HUT Bhayangkara ke-77 Sempat Memanas


Hesti Perkuat Keperdulian Sosial Via Pojok Berkah TP PKK Provinsi Jambi



