JAMBERITA.COM - Pasca Helikopter yang ditumpangi mendarat darurat di Bukit Tamiai Muaro Emat Kabupaten Kerinci, kondisi Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono semakin membaik. Sebelumnya dalam insiden tersebut, Kapolda Jambi bersama rombongan sempat bermalam di Hutan tersebut selama 3 hari, 2 malam.
Pasalnya, Tim evakuasi sempat terkendala oleh karena faktor cuaca berkabut, saat itu Kapoda mengalami patah tangan kanan dan keluhan di punggung. Menarinya, orang nomor satu di Jajaran Polda Jambi itu, setelah Tim Evakuasi sudah dapat mendarat di lokasi, malah Ia mendahulukan staf dan Pejabat nya untuk dievakuasi.
Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Mulia Prianto menyampaikan bahwa saat ini Kapolda Jambi masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri Keramat Jati, Jakarta. "Beliau sudah semakin membaik dan masih dirawat serta dalam observasi tim dokter untuk pemulihannya di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta," katanya, Senin (27/2/2023).
Selain Kapolda Jambi, dalam musibah tersebut, juga terdapat tujuh orang lainnya yang berada dalam Helikopter, yaitu Dirreskrimum Polda Jambi Kombes Pol Andri Ananta Yudistira, Dir Poliairud Kombes Pol Maichel Mumbunan, Koorspri Kompol Ayani dan ADC Kapolda Jambi Briptu Additya Muhardi Saputra dan Co-pilot AKP Amos Ferddy Sitompul, Pilot AKP Ali Nurdin, Mekanik Susilo.
"Dari 6 orang yang dirawat di Rumkit Bhayangkara Jambi, 4 sudah pulang ke rumah. 2 orang masih di rawat di Rumkit Bhayangkara, yaitu pilot dan Co-Pilot," jelasnya.(afm)
SAH Pimpin Konsolidasi Gerindra Jambi, Perkokoh Ideologi dan Sukseskan Program Presiden Prabowo
Kanwil Kemenkum Jambi Dorong Pelindungan KI di Festival Kopi Kerinci 2026
DPD APPSI Bungo Resmi Dilantik, Ketua DPW ke Pengurus : Naungi Pedagang hingga Akar Rumput!
Dukung Pelestarian Budaya Keagamaan, Kemas Al Farabi Hadiri Ziarah 1 Abad Perukunan Tsamaratul Insan
Ivan Wirata Duduki Ruas Jalan Berlobang di Buluran Kota Jambi : Ini Sangat Mengganggu
Gerebek Gudang Obat Tradisional, Ribuan Botol Ilegal Diamankan BPOM Jambi
Sambut HUT Ke-81 TNI, Korem 042/Gapu Gelar Donor Darah, Sunatan Massal dan Pengobatan Gratis


