JAMBERITA.COM- Pemerintah Desa Merbau meminta perusahaan yang ada diwilayahnya peduli. Paling tidak jalan menuju Desa dilakukan peningkatan. Hal ini terlihat saat rapat bersama yang dipimpin Wakil Bupati Tanjab Timur H. Robby Nahliyansyah di ruang pola Kantor Bupati Tanjab Timur Kamis (23/2).
Saat rapat, Kepala Desa Merbau Amiruddin meminta agar perusahaan melakukan peningkatan jalan menuju Desa Merbau. Sebab, jalan yang ada saat ini tidak dapat dilalui jika terjadi hujan.
“Sebenarnya jalan itu rasanya tidak terlalu berat kalau dikerjakan secara bersama-sama. Dan Potensi itu ada, di Wilayah kami (red_merbau) ada tiga perusahaan, PTVN6, PT. EWF dan PT. WKS,”ungkapnya.
Untuk panjang jalan lanjutnya ada sekitar 4 Km, yang diajukan. Jalan itu dihitung dari Camp PT. EWF sampai dengan Ibu Desa, Desa Merbau.
“Memang selama ini Perusaan sudah melakukan perbaikan jalan, tapi perbaikan selama ini perusahaan masih fokus pada jalan yang mereka lalui. Sementara jalan menuju Desa belum tersentuh secara maksimal,”lanjutnya.
Menanggapi itu, Susilo perwakilan dari PT. EWF menyanggupi melakukan perbaikan jalan yang menjadi permintaan masyarakat. Apalagi jika pekerjaannya dilakukan secara bersama-sama.”Kalau kami prinsipnya siap dan sebenarnya ini juga sudah kami lakukan sendiri meski belum maksimal. Tapi kalau ini kita lakukan keroyokan ini akan lebih mudah, dan ini yang kami tunggu selama ini,”katanya.
Hal yang sama juga disampaikan perwakilan dari PTPN6. Pihaknya tetap berkomitmen melakukan perbaikan jalan. “Nanti kita akan komunikasikan lagi, prinsipnya kami berkomitmen soal perbaikan jalan ini,”timpalnya.
Sementara itu Wakil Bupati Robby Nahliyansyah menegaskan agar apa yang menjadi komitmen bersama pada rapat ini dilaksanakan dalam waktu dekat.” Saya tunggu laporannya. Minimal sebelum lebaran ini sudah dilakukan. Pak Kades laporkan dengan saya kalau sampai Bulan Puasa tidak pergerakan dilapangan. Dan Bapak-bapak (red_perusahaan) nanti apa yang kita sepakati akan kami kirim ke bapak untuk ditindaklanjuti,”tegasnya.
Lebih lanjut Wabup menekankan agar perusahaan ikut ambil bagian dalam penanganan kerusakan jalan diwilayah kerja perusahaan. Selama ini masyarakat banyak mengeluhkan jalan rusak. Sementara itu menurut Wabup perhatian perusahaan masih kurang, padahal perusahaan ikut menikmati jalan yang ada. Harusnya, perusahaan peka terhadap kerusakan jalan yang terjadi.
“Minimal bantu material, musim hujan jalan banyak rusak kalau menunggu anggaran pemerintah lama, tolong bantu dan sampaikan permohonan ini ke managemen perusahaan”,kata Wabup.
Wabup menambahkan, jika perusahaan masih enggan ikut membantu perbaikan jalan, itu artinya Perusahaan terlalu berani karena itu termasuk bagian dari tanggung jawab perusahaan. Pemeritah selama ini sangat terbuka dan tidak pernah mempersulit perusahaan.
“Jika perusahaan tidak ikut kesepakatan ini, kami akan beri sanksi, tolong segera perusahaan diskusikan pola penanganan nya seperti apa, minimal bulan Ramadhan sehingga saat hari raya tidak ada keluhan lagi,”tutup Wabup.
Untuk diketahui, pertemuan ini dihadiri Dinas PUPR, Badan Perencanaan Daerah, Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu, Dinas Perkebunan, Camat Mendahara, Camat Mendahara Ulu, Kades Merbau, Kades Mencolok, Kades Sungai Toman, Kades Sungai Beras dan Sinar Wajo.
Sementara pihak Perusahaan yang hadir dalam pertemuan ini tercatat ada 7 perusahaan, PetroChina, PT EWF, PT WKS, PT Ladang Sawit Sejahtera, PT Agrotamex Sumindo Abadi, dan PTPN6.(*)
Kadishub Provinsi Jambi Sebut 8.950 Angkutan Batubara Telah di Pasang Stiker
Rakor Program Pemuda dan Olahraga Provinsi Jambi Selesai, Berikut Hasil Serta Wacana Pelaksanaan nya
Disambangi KI Jambi, DPMPTSP Provinsi Jambi Siap Ikuti Monev Keterbukaan Informasi 2023
Jelang Pemilu dan Pilkada 2024 Mendatang, PMKRI Jambi Minta KPU Sediakan TPSK
Bak Kena Prank, Salah Satu Pejabat yang Ditunda Untuk Dilantik : Saya Jauh Jauh dari Sarolangun
Jelang MUBES, 8 Komisariat IKA UNJA Dukung Penuh Dr. Febrie Adriansyah Jadi Ketua


Genjot Kinerja Pembinaan Hukum, Kakanwil Jajaran Ikuti Arahan BPHN


