Buka Seminar Nasional, Al Haris Paparkan Kondisi dan Target Penurunan Stunting di Jambi



Minggu, 05 Februari 2023 - 15:38:19 WIB



JAMBERITA.COM- Dalam momentum peringatan Hari Gizi Nasional, Gubernur Jambi Al Haris menghimbau untuk semuanya fokus dalam mengatasi masalah Stunting di Provinsi Jambi.

Hal ini disampaikannya pada saat membuka Seminar Nasional Persatuan Ahli Gizi Indonesia, dengan mengangkat tema “Cegah Stunting dengan Konsumsi Protein Bersumber Kearifan Lokal,". Sabtu (04/02/23).

Sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jambi Tahun 2021-2026, melalui Visi Jambi Mantap yakni Memantapkan Kualitas Sumber Daya Manusia yang unggul.

Al Haris menuturkan pemerintah terus berupaya melaksanakan beberapa program strategis terkait dengan permasalahan stunting. 

“Pemerintah telah menetapkan stunting sebagai salah satu isu Prioritas Nasional dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 dengan target penurunan yang signifikan, dari kondisi 24,4 persen pada tahun 2021 menjadi 14 persen pada tahun 2024," katanya.

Pada tahun 2021 angka stunting Provinsi Jambi sebesar 22,4 persen. Angka ini lebih rendah dari angka nasional hal ini sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Menteri Koordinator 

Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI Prof. Dr. Muhadjir Effendy pada saat pemaparannya di HUT Jambi lalu.

"Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022, Provinsi Jambi berhasil menurunkan stunting sebesar 4,4 persen yaitu pada tahun 2021 dari 22,4 persen menjadi 18 persen pada tahun 2022. Namun kita Provinsi Jambi memiliki target angka stunting ini bisa turun di 12 persen pada tahun 2024 mendatang," jelasnya.

Untuk mencapai target tersebut Al Haris meminta dukungan dari semua pihak dan kerjasama stakeholder lainya.

“Perlu dukungan dan peran serta masyarakat, diantaranya melalui organisasi-organisasi profesi salah satunya Persatuan Ahli Gizi Indonesia (PERSAGI), dengan mengoptimalkan peran dan kiprahnya dalam mendukung program-program Pemerintah, salah satunya adalah melakukan penelitian terkait keanekaragaman sumber protein yang berasal dari pangan kearifan lokal,” tuturnya. (Tna)



Artikel Rekomendasi