JAMBERITA.COM- Akibat kenaikan harga pupuk ribuan petani kelapa sawit di Indonesia bakal patah hati, pasalnya pemerintah tidak memberikan subsidi pupuk jenis perkebunan ini.
Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Agusrizal mengungkapkan sejak 2023 hanya ada 9 jenis tanaman yang mendapat bantuan subsidi dari pemerintah. "Jadi sekarang ini pakai pola prioritas, yang di subsidi hanya prioritas tertentu, hanya 9 jenis tanaman saja yang diberikan pupuk subsidi," katanya. Jum'at (27/1/23).
Lebih lanjut Agus menuturkan alasan pemerintah tidak memberikan pupuk subsidi Kelapa Sawit yaitu karena pemerintah menganggap petani Kelapa Sawit sudah mampu.
"Jadi kalau kelapa sawit dianggap sudah mampu, kalau dihitung-hitung sudah mampu, jika satu karung Rp 800 ribu sampai Rp1 juta tergantung merek, itu kan satu hektar aja bisa dapat, sementara kan dia dalam satu bulan produksi nya lumayan, bisa lebih, juga tidak setiap bulan melakukan pemupukan, sekitar 4 sampai 6 bulan sekali," jelasnya.
Ia mengatakan jika pemerintah dalam memutuskan kebijakan ini sudah menghitung dan mempertimbangkan kemampuan dari petani Kelapa Sawit.
"Jadi pemerintah sudah menghitung itu dan dianggap sudah mampu untuk kelapa sawit," tuturnya.
Sementara jenis tanaman yang mendapat pupuk bersubsidi, diantaranya Padi, Jagung, Kedelai, Cabai, Bawang Merah, Bawang Putih, ,Tebu, Kopi dan Kakao. (Tna)
Iwan Wirata ke Gubernur Jambi: Harus Tegas Soal Angkutan Batubara, Jika Pro Rakyat
DPRD: Pimpinan di Jambi Baiknya Mundur, Jika Tidak Sanggup Atasi Angkutan Batubara
Wakil Rektor Lantik Kepengurusan UKK KSR PMI PT UIN STS Jambi Periode 2023-2024
Kapolda Jambi Minta Masyarakat Tingkatan Gerakan Tertib Berlalu Lintas
LAZ Yayasan Insan Madani Satu dari 33 Lembaga Zakat di Indonesia yang Miliki Izin Kemenag
Lima Peserta Tuntaskan Program Pemagangan Nasional Angkatan 3 di Kanwil Kemenkum Jambi


